Lanal Tanjungbalai Asahan Amankan 17 TKI Ilegal dari Malaysia

Setelah dilakukan pengejaran dan penyisiran oleh tim patroli, ditemukan sebuah kapal kayu tanpa nama yang dinahkodai oleh Sucipto

TRIBUN MEDAN/HO
Komandan Lanal Tanjungbalai Asahan saat memantau proses pemeriksaan teehadap 17 orang TKI  

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai Asahan amankan 17 tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal yang masuk dari Malaysia, Jumat(13/11/2020) sore.

Seluruh TKI ini diamankan oleh tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Tanjungbalai Asahan Lantamal I Belawan.

Komandan Lanal Tanjungbalai Asahan, Letkol Laut Robinson Etwiory menjelaskan, penangkapan kapal angkut TKI ilegal itu berawal dari informasi intelijen yang direspon oleh patroli Lanal Tanjung Balai Asahan (TBA).

"Penangkapan kapal angkut TKI yang dilakukan tim patroli ini, awalnya mendapatkan informasi dari tim Intelejen. Yang mengatakan akan ada masuk sebuah kapal yang mengangkut TKI Ilegal," ujar Robinson Etwiory, Sabtu(14/11/2020).

Setelah dilakukan pengejaran dan penyisiran oleh tim patroli, ditemukan sebuah kapal kayu tanpa nama yang dinahkodai oleh Sucipto.

"Setelah diadakan pengejaran, pemeriksaan dan penangkapan oleh Kapal Patroli 1-1-47, ternyata kapal tersebut adalah kapal kayu tanpa nama dengan ukuran 5 GT yang dinahkodai oleh Sucipto. dan membawa kurang lebih 17 orang TKI," ujarnya.

Dijelaskannya, penangkapan tersebut dilakukan di alur Pantai Sungai Sembilang, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara.

Setelah diperiksa di Lanal TBA, seluruh TKI langsung dibawa ke gedung karantina setempat, kemudian akan diserahkan ke imigrasi Tanjung Balai.

Berdasarkan penelusuran menggunakan anjing pelacak, tak ada ditemukan narkotika dan barang berbahaya lain didalam kapal tersebut. 

(cr2/TRIBUN-MEDAN.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved