Mengenal Sosok Vivi Ferdiah Ningsih, Mahasiswi Unimed yang Terpilih Jadi Duta GenRe 2020

Vivi Ferdiah Ningsih atau akrab dipanggil Vivi terpilih sebagai Duta GenRe 2020 pada pemilihan yang digelar Oktober 2020 lalu.

HO / TRIBUN MEDAN
Vivi Ferdiah Ningsih 

Ia mengatakan pemilihan Duta GenRe ini melewati babak panjang. Pertama saat dilakukan audisi langsung ada sekitar 200 peserta. Ada juga dari perwakilan kabupaten/kota. Dari sana terpilih lah 50 finalis menjadi 25 pasang putra dan putri.

"Kemudian kami di karantina. Kami diberikan materi kepribadian, Public Relation, penilaian bakat, dan sebagainya. Pada hari puncaknya kita masuk Top 10 lalu Top 5 dan terpilih jadi Duta GenRe," katanya. 

"Jujur saat terpilih masuk lima besar bersama peserta lainnya aku lihat mereka benar-benar keren dan berkualitas. Sempat lihat social media peserta lain juga, aku lihat memang mereka 'bukan kaleng-kaleng' lah kalau istilah orang Medan. Tapi itu jadi penguat diri sendiri juga gimana caranya memberikan yang terbaik karena yang berjuang bukan aku sendiri," katanya. 

Setelah terpilih mahasiswi jurusan Bahasa Jerman di Universitas Negeri Medan ini mengatakan senang karena ini merupakan persiapan yang sudah dilakukannya selama dua tahun. Vivi mengikuti ajang ini untuk kedua kalinya. Sebelumnya ia sudah mengikuti ajang serupa pada 2019. 

"Perjuangan selama dua tahun itu akhirnya bisa dibalas dengan hasil yang sangat maksimal. Tentunya senang, tapi ada perasaan yang juga jadi aku memikul tanggungjawab yang besar yang akan dijalankan satu tahun ke depan termasuk mewakili Sumut ke ajang nasional. Ini sedang genting persiapan bahkan belum sempat euforia tapi ya dinikmati saja semua," imbuhnya sambil tertawa. 

Untuk ke ajang nasional, ia mempersiapkan diri dengan menjalankan program-program yang sudah diunggulkan. Ia juga mengikuti pelatihan dan mengisi diri dengan banyak membaca untuk menambah pengetahuan. 

"Ke depannya aku akan fokus untuk kegiatan GenRe, ikut pemilihan ini bukan hanya sekadar untuk mencari selempang terus pulang. Enggak gitu, kita akan terus melakukan kegiatan yang memberikan kontribusi positif kepada Sumut," katanya. 

Ia berpesan agar para remaja bisa menyusun rencana hidup dan punya tujuan yang akan dicapai. Vivi berharap anak muda jangan bertahan hanya di zona nyaman. 

"Jangan asal-asalan untuk sesuatu yang menyangkut hidup kita. Jadi kita buat tujuan lalu direncanakan bagaimana mencapai tujuan itu. Jangan kelamaan di zona nyaman, memang enak sih kuliah pulang, kuliah pulang. Tapi ikut kegiatan itu penting untuk branding diri kita dan juga ikutan kegiatan diluar kampus itu seru, bisa punya kenal orang baru, teman baru, dan waktu kita lebih bermanfaat," katanya.

Hidup Seimbang

Vivi mengatakan sangat penting bagi remaja untuk punya sikap mudah menyesuaikan diri dan bisa membagi waktu dengan skala prioritas. Anak muda harusnya bisa membagi waktu dan menyeimbangkan antara kuliah, aktif kegiatan di luar kampus, dan istirahat. 

"Sebenarnya kalau kuliah saja juga enggak ada salahnya tapi bagus untuk kita bisa berkegiatan di luar untuk menambah pengalaman dan melatih diri untuk kehidupan kita selanjutnya. Karena sangat penting bagi anak muda bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan. Tapi semuanya harus seimbang," katanya

Kata Vivi dengan banyak bertemu orang baru juga menjadi salah satu cara agar bisa mengenali potensi diri. Menurutnya dengan punya banyak teman kita bisa dapat masukan dari orang-orang yang mengenal dan bisa menilai diri kita.

"Memang rata-rata kita adalah orang yang malas untuk masuk ke lingkungan baru kadang juga karena malu, enggak berani bicara. Tapi caranya untuk bisa ya berlatih karena enggak ada yang instan di dunia ini. Kita latihan mengenali diri passion kita apa, bisanya apa, aktif di berbagai kegiatan jadi saat yang tepat untuk mengenal diri kita," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved