Breaking News:

22 Hari Jelang Pilkada di Sumut

10 Pelanggaran Pilkada Asahan Didominasi ASN, Ketua Bawaslu Beber Nama-namanya

Pada masa kampanye ini terdapat 10 pelanggaran yang diproses oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Asahan.

TRIBUN MEDAN / ALIF ALQADRI HARAHAP
Ketua Bawaslu Asahan, Khomaidi Hambali Siambaton 

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Pilkada Asahan 2020 tinggal 22 hari lagi akan digelar.

Pada masa kampanye ini terdapat 10 dugaan pelanggaran yang diproses oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Asahan.

Dari pelanggaran tersebut, tercatat ada 7 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat.

Ketua Bawaslu Asahan, Khomaidi Hambali Siambaton membeberkan nama-nama dan pelanggaran yang dilakukan oleh para ASN tersebut.

Ia menyebutkan Taufik Zainal Abidin selaku Sekretaris Daerah (Sekda) yang saat itu menjabat, tidak netral dalam kampanye.

"Ketidaknetralan oknum aparatur sipil negeri (ASN) ini ditindaklanjuti ke instansi lainnya, Komisi Aparatur Sipil Negera (KASN)," ujarnya saat diwawancarai Tribun-Medan.com, Selasa (17/11/2020).

Selain itu, ada nama Kepala Dinas Komunikasi dan informatika (kominfo) Kabupaten Asahan, Rahmad Hidayat Siregar yang juga ditindaklanjuti ke KASN.

"Sofian Manulang, Kasat Pol PP Kabupaten Asahan, kasus ini juga ditindaklanjuti ke KASN," terangnya.

Selain itu, ada satu orang ASN lainnya yang yang ditindaklanjuti, Supriono.

Sedangkan terhadap ASN lainnya, yakni Berani Simbolon, Mohd Akhiar, Darwin Tambunan kasusnya diberhentikan oleh Bawaslu dikarenakan tidak terbukti.

Halaman
12
Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved