Breaking News:

Lima Tahun Terakhir, Produktivitas Pertanian di Samosir Alami Peningkatan

Produktivitas pertanian tidak lepas dari kerja sama antara Dinas Pertanian dengan kelompok tani di Samosir yang berjumlah sebanyak 1060 kelompok tani.

TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Kentang hasil produksi petani Tele, Kabupaten Samosir, yang akan diekspor ke luar negeri. 

TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Masyarakat Samosir dikenal sebagai masyarakat petani.

Beberapa jenis tanaman yang kerap ditanam masyarakat Samosir, lebih khusus para kelompok tani adalah padi, jagung, kacang tanah, ubi kayu, ubi jalar, bawang merah, cabai merah dan kentang. 

Dari sejumlah jenis tanaman yang menjadi produksi pertanian di Samosir, ada beberapa jenis tanaman yang turut mendapat sokongan dari Kementerian Pertanian, yakni padi, jagung, kacang tanah, bawang merah, dan kentang. 

Peningkatan produktivitas pertanian tidak lepas dari kerja sama antara Dinas Pertanian dengan kelompok tani di Samosir yang berjumlah sebanyak 1060 kelompok tani. 

"Sekarang jumlah kelompok tani kita ada sebanyak 1060 yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Kabupaten Samosir memiliki 128 Gapoktan, yang sesuai dengan jumlah desa dan kelurahan," ujar Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Samosir Junelis Sinaga saat disambangi di Kantor Dinas Pertanian Samosir pada Rabu (18/11/2020). 

Pasalnya, kelompok tani Samosir banyak mendapatkan bantuan dari Kementerian Pertanian.  Bahkan, para kelompok tani pun meminta agar kucuran bantuan tersebut diperbanyak. 

"Itu terjadi karena semakin banyaknya bantuan dari Kementerian Pertanian bagi para kelompok tani di Samosir. Malah, mereka meminta lebih bantuan tersebut. Jadi kalau kita misalnya meminta 1000 ton, mereka minta kalau bisa 2000 ton," sambungnya. 

Lebih lanjut, ia menjelaskan terkait jenis bantuan-bantuan yang disuguhkan Kementerian Pertanian bagi kelompok tani di Kabupaten Samosir. 

"Bantuan dari Kementerian Pertanian itu bermacam-macam, adanya bantuannya berupa bibit tentunya. Kalau bibit itu, bisa bibit padi, jagung, bawang merah, kentang, dan juga bantuan prasarananya seperti mesin-mesin pertanianlah; traktor, dan jenis alat pertanian lainnya," terangnya. 

Ia juga menguraikan secara rinci pendirian sebuah kelompok tani di Samosir. Dengan jumlah yang mencapai 1000 an, setiap desa bisa memiliki lebih dari tiga kelompok tani. 

Halaman
12
Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved