Breaking News:

Pjs Wali Kota Medan Ajak Siswa Siswi Prime One School Kenali Diri dan Terus Belajar

Wali Kota Medan memberikan motivasi kepada seluruh siswa-siswi Prime One School agar terus belajar untuk masa depan yang cerah dengan pengenalan diri.

Dok. Humas Pemkot Medan
Pjs Wali Kota Medan, Arief Sudarto saat menjadi pembicara tamu dalam Webinar dengan topik pemberian motivasi "Inspiratif Semua Orang Punya Kesempatan Yang Sama Untuk Sukses" yang digelar Prime One School secara Virtual, Selasa (17/11/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Medan Arief Sudarto Trinugroho memberikan motivasi kepada seluruh siswa-siswi Prime One School agar dapat mengenali diri dan memiliki niat untuk terus belajar.

Sebab, menurut Arief Sudarto Trinugroho, dengan belajar mereka telah berinvestasi untuk masa depan yang cerah.

Motivasi ini disampaikan Arief Sudarto saat menjadi pembicara tamu dalam Web Seminar (Webinar) dengan topik pemberian motivasi inspiratif "Semua Orang Punya Kesempatan Yang Sama Untuk Sukses" yang digelar Prime One School secara Virtual, Selasa (17/11/2020).

Selain Arief Sudarto, hadir mengikuti Webinar tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Adlan yang mengakses melalui Command Center, di Kantor Wali Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Nomor 2.

Arief Sudarto mengatakan, pengenalan diri dan minat sejak dini dapat mencegah terjadi semacam pemaksaan minat yang mungkin membuat siswa siswi tidak sukses.

“Contohnya, ada siswa yang berhasil menamatkan pendidikan dokternya, namun dia tidak sukses menjadi dokter. Dia malah sukses menjadi pengusaha katering,” ujar Arief.

Dalam kesempatan tersebut, Arief Sudarto juga mengingatkan para siswa agar sabar dan tabah dalam meraih harapan serta impian.

“Pasalnya, kesuksesan yang instan hanya ada dalam film,” ungkap Arief seperti dalam keterangan tertulisnya.

Selanjutnya, menghadapi era revolusi industri 4.0 yang kini telah berada di depan mata, Arief berpesan agar siswa siswi dapat secara cerdas mengikuti perkembangan zaman.

"Setiap zaman dan era tentu ada ciri khasnya, sejarah tersebut harus dipahami termasuk karakternya," imbuh Arief Sudarto.

Dengan begitu, Arief Sudarto berharap, siswa siswi mampu menjadi orang-orang yang siap menjalankan revolusi industri 4.0 bukan sebagai objek melainkan subjeknya.

Terakhir,  Arief Sudarto mengungkapkan, setiap orang punya kesempatan yang sama untuk berhasil dan sukses dalam hidup ini.

Penulis: Maria Arimbi Haryas Prabawanti
Editor: Mikhael Gewati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved