Breaking News:

Kunker ke BBPLK Medan, Komisi IX DPR RI Puji Perkembangan Kualitas Pelatihan

Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Medan, Kamis (19/11/2020).

TRIBUN-MEDAN.com/Kartika Sari
Foto Bersama Komisi IX DPR RI saat mengunjungi BBPLK Medan, Kamis (19/11/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dalam upaya peninjauan pengelolaan anggaran BBPLK Medan, Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Medan, Kamis (19/11/2020).

Berjumlah 10 orang rombongan, Kepala BBPLK Medan, Muhammad Ali menyambut anggota Komisi IX DPR RI dengan melakukan diskusi dan pemaparan fasilitas dan SDM dari BBPLK Medan.

"Kami sangat senang sekali ini kunjungan spesifik dari Komisi IX bagaimana BBPLK menjadi tempat pelatihan bertaraf internasional. Beberapa rencana untuk menuju kesitu sudah saya paparkan baik dari segi sarana dan prasarana dan penyiapan SDM," ungkap Ali kepada Tribun Medan.

Tampak dalam sesi diskusi, pihak Komisi IX bertanya terkait output dari BBPLK Medan. Selain itu, dalam mendukung BBPLK Medan bertaraf internasional, Komisi IX juga turut memberikan saran untuk dibuka jurusan kebahasaan.

Menanggapi hal ini, Ali sendiri menuturkan bahwa saat ini BBPLK Medan telah memiliki laboratorium bahasa yang akan diperuntukkan peserta untuk menambah keterampilan berbahasa.

"Di pariwisata sendiri tidak mewajibkan peserta memiliki kemampuan berbahasa. Tapi untuk menjadi resepsionis, salah satu kriteria harus punya dasar berbahasa Inggris.

Kita tidak mendorong secara kejurusan, tapi fasilitas adanya pembelajaran bahasa buat membekali mereka untuk bekerja di luar negeri, tahun depan kita sudah mulai programnya dan kita sudah bangun laboratorium disini," tuturnya.

Suasana diskusi berlangsung lancar dan komunikatif dengan turut dihadiri Kadis Ketenagakerjaan Sumut Harianto Butarbutar, Kadis Ketenagakerjaan kota Medan Hannalore Simanjuntak, Kadin Sumut, BLK UPT daerah, dan lainnya.

Wakil ketua Komisi IX DPR RI, Ansory Siregar juga turut memberikan pujian kepada BBPLK Medan. Ia sendiri mengakui dulunya balai besar seluas 8 hektare seperti tidak memiliki kehidupan, berbanding terbalik dengan kondisi infrastruktur yang kini menuju standar internasional.

"Perkembangan BBPLK ini cukup signifikan, kalau beberapa tahun lalu jika kita kesini seperti tidak ada kehidupan. Jadi kita ingin segera mengembangkan ini juga karena permintaan dari luar negeri seperti Hongkong, Jepang untuk tenaga kerja," ujar Ansory.

Tambahnya, Ansory berharap proses pembangunan yang kini dilakukan BBPLK Medan dapat segera rampung dan dapat mencetak alumni yang dapat bersaing di dunia kerja.

"Kalau kita lihat tahun ini masih berdiri konstruksi bangunan di BBPLK Medan, Mudah-mudahan paling lama dua tahun ini sudah rampung dan peserta pelatihan kalau sebelumnya ada 12 ribu dapat meningkat.

Luas BBPLK ini juga harus berbanding lurus dengan output. Kita akan terus berdiskusi dan mudah-mudahan dengan adanya BBPLK, pengangguran dapat segera lebih mudah diterima," kata Ansory.

(cr13/tribun-medan.com)

Penulis: Kartika Sari
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved