Breaking News:

TRIBUN-MEDAN-WIKI: Pustaha Laklak Etnis Batak, Bersifat Rahasia dan Ditulis pada Hari-hari Tertentu

Pustaha Laklak merupakan kitab-kitab kuno Batak yang ditulis pada kulit kayu.

TRIBUN MEDAN / ist
Pustaha Laklak atau kitab-kitab kuno Batak yang ditulis pada kulit kayu. 

Laporan Reporter Tribun Medan/Aqmarul Akhyar

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com - Sumatera Utara memiliki beragam etnis, satu di antaranya etnis Batak.

Etnis Batak mempunyai tradisi dan peninggalan budaya maupun adat istiadat. Di antaranya, Pustaha Laklak yang diwarisi leluhur etnis Batak.

Dikutip dari artikel Kementerian Pindidikan dan Kebudayaan, Pustaha Laklak merupakan kitab-kitab kuno Batak yang ditulis pada kulit kayu.

Pustaha merupakan adaptasi dari kata pustaka yang berasal dari bahasa Sanskerta.

Kesamaan itu memunculkan pendapat yang dikemukakan KF Holle dan H Kern yang menyatakan bahwa aksara Batak berasal dari aksara Kawi.

Secara umum dapat disebutkan bahwa Pustaha Laklak adalah benda bersurat.

Bentuknya seperti akordeon yang dituliskan di kulit kayu, bambu, dan tulang atau tanduk kerbau.

Ini adalah manuskrip berisi tradisi masa lalu.

Pustaha Laklak merefleksikan gambaran peradaban suku bangsa Batak yang mengandung nilai tradisional, sastra klasik dan lainnya.

Halaman
12
Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved