Breaking News:

18 Hari Jelang Pilkada Kota Medan

Jelang Debat Kandidat Kedua, Pengamat Politik Sebut Paslon Pilkada Medan Harus Bertarung Pemikiran

Diketahui, debat kedua akan dilakukan, Sabtu 21 November di Hotel Grand Mercure Medan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Tribun-Medan/Rechtin
DEBAT Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan di Hotel Grand Mercure Medan, Sabtu (7/11/2020) 

TRIBUN-MEDAN.Com, MEDAN - Pengamat Politik USU Warjio mengatakan, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan harus saling bertarung pemikiran di debat kedua Pilkada kota Medan 2020.

"Saya kira di debat kedua ini harus banyak diperkuat dengan pertarungan pemikiran di antara Paslon," jelasnya, Sabtu (21/11/2020).

Diketahui debat kedua akan dilakukan, Sabtu 21 November di Hotel Grand Mercure Medan dengan menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari 19.00 Wib sampai 21.00 Wib dan disiarkan langsung dari TVRI.

Lebih lanjut dikatakannya, di debat pertama kemarin dibagi menjadi empat tingkatan, yakni penyampaian visi misi, pencabutan nomor, debat dan kesimpulan.

"Dari empat sesi itu, waktu berdebat sangat sedikit sekali sehingga apa yang disampaikan Paslon masih sangat general," ungkapnya.

Baca juga: Jelang Debat Kedua Pilkada Medan, Sugiat Santoso: Paslon Bobby-Aulia Sudah Kuasai Materi Sejak Awal

Selain itu juga Paslon belum menampilkan peforma terbaiknya. Warjio mengamati Paslon masih merespon hal umum dan belum membicarakan isu yang lebih detail.

Semisal apa yang menjadi kebutuhan kota Medan belakangan terakhir, yakni banjir, kemacetan, peta pembangunan, hingga pengendalian konflik masyarakat yang majemuk.

"Dari situ saja, Paslon masih belum bisa menyakinkan masyarakat untuk memberikan suaranya. Selain itu juga kolaborasi antar Paslon juga masih belum kuat. Masih terlihat ada yang dominan, belum sampai saling mengisi," pungkasnya.

Dirinya pun berharap di debat kedua nanti Paslon lebih banyak diberikan ruang untuk mengeksplorasi gagasannya untuk membangun Medan secara rinci.

"Belum ada yang menjawab pertanyaan panelis di debat panelis secara rinci. Sehingga kita belum mengetahui pemikiran asli mereka apa untuk kota Medan," tutupnya. (yui/tribun-medan.com) 

Penulis: Liska Rahayu
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved