Breaking News:

Kisah Pilu Bayi Asal Langkat, Menderita Penyakit Usus Terburai Sejak Lahir

Penderitaan bayi pasangan Syaiful Fahri (38) Fitri Nurhayati (36) sepekan terakhir mendorong Kepala Ombudsman RI Sumut Abyadi Siregar.

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Suara jeritan bayi berusia 7 hari asal Desa Jenteres Stabat, Langkat terdengar keras di Lantai 4 Ruang Perinatologi, Sabtu (21/11/2020).

Bayi tersebut bernasib malang lantaran menderita Gastroschiziz (usus diluar perut) sejak lahir.

Penderitaan bayi pasangan Syaiful Fahri (38) Fitri Nurhayati (36) sepekan terakhir mendorong Kepala Ombudsman RI Sumut Abyadi Siregar.

"Kami datang melihat kondisi penanganan bayi tersebut yang sudah 7 hari dengan usus terburai," ujar Abyadi Siregar mengawali pembicaraan dengan Rosi Purba Petugas Medis selaku yang menangungjawabi bayi tersebut.

Menjawab Abyadi, Rosi Purba berkata bayi ini dibawa dari Binjai atas rujukan Rumah Sakit Putri Bidadari Binjai.

Didampingi ayahnya si bayi masuk ke Rumah Sakit dr Pirngadi Medan pada Sabtu (14/11/2020) dengan diagnosa Gastroschiziz afau terlahir dengan usus terburai. 

Seperti terpantau, bayi yang sedang ditangani petugas medis di Rumah Sakit dr Pirngadi Medan itu tampak ususnya terburai keluar dari kantong perut.

Rosi menyampaikan, saat itu tidak memungkinkan dilakukan tindakan operasi. Alasannya, usus dan hati si bayi sudah berada di luar perut dan apabila dilakukan tindakan operasi maka berisiko terhadap nyawa si bayi. 

Soal berapa berapa lama harus menderita dan kondisi ususnya dimasukkan ke dalam kantong perut Rosi berujar tidak bisa memberikan kepastian.

Kata dia harus terlebih dulu perut si bayi mengecil. "Sampai berapa lama itu, ?" tanya Abyadi. 

Halaman
123
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved