Breaking News:

Seminar UGL Diharapkan Jadi Pemantik Dosen untuk Menjadi Pilar Pendidikan

Seminar Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan tema “Sistem Pendidikan di Era 4.0” di Universitas Gunung Leuser (UGL), Aceh, dihadiri seluruh dosen UGL

TRIBUN MEDAN / HO
Seminar Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan tema “Sistem Pendidikan di Era 4.0” di Universitas Gunung Leuser (UGL), Aceh, 

Laporan Reporter Tribun Medan/Aqmarul Akhyar

TRIBUN-MEDAN-BLOGWIKI.com - Seminar Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan tema “Sistem Pendidikan di Era 4.0” di Universitas Gunung Leuser (UGL), Aceh, dihadiri seluruh dosen UGL, Jajaran Prodi dan Dekanat Fakultas, Jajaran Rektorat, serta Sekretaris Umum Yayasan Pendidikan Gunung Leuser.

Kegiatan yang diadakan pada Kamis 19 November 2020 ini diinisiasi oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UGL, Afkar.

Sekretaris Umum Yayasan Pendidikan Gunung Leuser, Salman, dalam kata sambutannya saat membuka acara seminar tersebut. menyampaikan harapanya kepada para dosen-dosen UGL Aceh.

“Saya mewakili yayasan, sangat mengapresiasi dan berharap acara ini dapat menjadi pemantik agar para dosen dapat menjadi pilar pendidikan di Kabupaten Aceh Tenggara.” ujarnya, pada saat diwawancarai Tribun-Medan.com, Senin (23/11/2020).

Rektor UGL Isma Tantawi manyampaikan seminar tersebut adalah satu dari serentetan programnya, untuk memastikan Universitas Gunung Leuser Aceh bergerak maju.

Lanjut Isma Tantawi, peningkatan UGL ini merupakan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak.

“Berbagai pihak itu di antaranya, melakukan kerja sama dengan pengurus yayasan yang intens, kerja keras para fungsionaris, dan pastinya kerja sama bapak dan ibu dosen sekalian,” ujarnya.

Isma Tantawi yang juga sebagai narasumber pada acara seminar tersebut, memaparkan materinya tentang Sistem Pendidikan di Era 4.0.

Ia mengingatkan, dosen harus terus menyesuaikan diri, baik dari segi teknologi maupun terhadap mahasiswanya.

“Kita tidak bisa menggunakan istilah-istilah yang sulit dipahami oleh mahasiswa, apalagi baru tingkat pertama. Jadi, cara kita menyampaikan adalah kunci. Kita harus pastikan apa yang kita ketahui sama yang mahasiswa ketahui, perbedaannya hanya di pengalaman,” ucapnya.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UGL, Afkar menyampaikan harapannya terhadap acara tersebut.

“Dengan adanya acara ini, saya berharap kepada teman-teman dosen untuk dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitiannya. Agar dapat bersaing dalam memperebutkan dana penelitian dari Ristekdikti, yang bisa diakses melalui website Simlitabmas. Hasil penelitian dan publikasi dosen yang baik, juga akan dapat meningkatkan rangking di Sinta secara nasional,” katanya.

Selain itu, Afkar juga berharap hasil penelitian dosen-dosen diharapkan bisa berkontribusi dalam hal pengambilan kebijakan, untuk pemerintah baik di skala daerah maupun nasional.

(cr22/tribun-medan.com)

Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved