Breaking News:

Banyak OTG di Kota Medan Berkeliaran, Satgas Covid-19 Masyarakat Pantau Wilayahnya

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan kembali menertibkan masyarakat dengan kategori OTG yang tidak taat saat melakukan isolasi mandiri.

Dok. Humas Pemkot Medan
Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan Mardohar Tambunan saat mengikuti Sosialisasi Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 27 tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Senin (23/11/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Banyak warga yang masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) tidak taat saat menjalani isolasi mandiri di rumah.

Padahal seharusnya mereka tidak boleh keluar rumah selama 14 hari, tapi hal itu tidak dilakukan. Kondisi ini sangat rentan menyebabkan terjadi penularan Covid-19.

Dengan adanya kejadian tersebut, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan Mardohar Tambunan meminta masyarakat memantau kasus seperti ini di wilayahnya.

"Saya juga meminta seluruh jajaran Kecamatan Medan Tembung untuk memastikan rumah yang dijadikan tempat isolasi mandiri benar-benar layak," kata Mardohar saat mengikuti Sosialisasi Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 27 tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Senin (23/11/2020).

Kemudian, sambung Mardohar, apabila tempat isolasi tidak layak, mereka bisa menjalani isolasi mandiri di Gedung Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK), di Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Helvetia dan Rumah Sakit (RS) Lions Club di Jalan T Amir Hamzah.

Mardohar selanjutnya mengungkapkan, jumlah warga yang masuk kategori OTG di Kota Medan saat ini cukup banyak.

"Umumnya, mereka yang masuk kategori OTG itu berusia antara 20 hingga 50 tahun dan tidak diikuti gejala," kata Mardohar seperti dalam keterangan tertulisnya.

Selain itu, Mardohar juga menginformasikan, rumah sakit saat ini tidak mau lagi menangani OTG yang tidak diikuti gejala.

Sementara itu, Zulfahmi Lubis selaku Kepala Seksi (Kasi) Trantib Kecamatan Medan Tembung yang hadir dalam sosialisasi menjelaskan, jajarannya telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi penyebaran Covid-19 di Kecamatan Medan Tembung.

“Di samping kami juga rutin melakukan penyemprotan disenfektan, terutama tempat-tempat yang ramai dikunjungi masyarakat, seperti pasar, rumah ibadah serta perkantoran," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Maria Arimbi Haryas Prabawanti
Editor: Mikhael Gewati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved