Breaking News:

Ibu Dua Anak Hanyut Saat Mencuci Baju di Sungai, Ini Kata Anak Sulung Korban

Ishariyani alias Ani (37) warga Jalan Sei Asahan, hanyut di Sungai Silau saat mencuci baju, Senin (23/11/2020) sore.

TRIBUN MEDAN/ALIF
WARGA masih mencari Ani yang hanyut di Sungai Asahan. 

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Ishariyani alias Ani (37) warga Jalan Sei Asahan, hanyut di Sungai Silau saat mencuci baju, Senin (23/11/2020) sore.

Putri sulung korban, Ari (14), menyatakan bahwa ibunya saat itu sedang baik-baik saja.

"Kemarin itu ibu baik-baik saja. Gak ada tanda-tanda sakit," katanya saat dijumpai Tribun-Medan.com, Selasa (24/11/2020).

Lanjutnya, Ani sudah biasa mencuci baju di Sungai Silau tersebut, dikarenakan dekat dari rumah.

"Biasa memang di sini mamak nyuci, perginya sama Ulan (adik Ari)," kata Ari.

Namun, saat peristiwa tersebut, Ani tidak pergi bareng adiknya.

Sehingga saat peristiwa tersebut tidak ada yang mengetahui.

"Pas Ulan sampai, ibu udah gak ada. Yang ada baju cuciannya aja. Dia manggil Ari, jadi Ari minta bantuanlah ke warga," kata Ari.

Lanjutnya, warga sempat mencari ibunya yang hilang. Namun, hasilnya nihil.

Anak pertama dari Ani ini pun merasa menyesal tak menemani ibunya yang saat itu mencuci sendirian.

"Ayah kerja di Malaysia, jadi gak ada orang di rumah. Cuma kami saja," katanya sembari mengatakan nama ayahnya, Suherman.

Sementara, Dian, warga yang ikut mencari korban, menyebut kejadian warga tenggelam sudah dua kali terjadi.

"Kalau kejadian kayak gini baru dua kali. Itu pun sama, ada penyakitnya," kata Dian.

Namun, ia menyebut bahwa di lokasi tersebut sering ditemukan mayat korban yang hanyut.

"Yang sering mayat di sini, hanyutnya di mana, dapatnya di sini," pungkasnya.

(cr2/TRIBUN-MEDAN.com)

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved