Breaking News:

Disdik Binjai Tunggu Regulasi Gubernur untuk Kegiatan Belajar Tatap Muka 2021

Dinas Pendidikan Kota Binjai masih menunggu regulasi dari Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi untuk kegiatan belajar mengajar tatap muka pada 2021 mendatang

TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Siswa SMP Budi Mulia, Samosir, diperiksa suhu tubuh oleh guru pada hari pertama pembelajaran tatap muka, Jumat (7/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Dinas Pendidikan Kota Binjai masih menunggu regulasi dari Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi untuk kegiatan belajar mengajar tatap muka pada 2021 mendatang.

Nantinya pelaksanaan belajar tatap muka  akan mengedepankan protokol kesehatan.

"Kegiatan belajar tatap muka tinggal menunggu regulasi izin Pak Gubernur. Segera belajar tatap muka pada 2021 jika sudah izin beliau," kata Kadisdik Binjai, Sri Ulina Ginting di Pendopo Umar Baki, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota, Rabu (25/11/2020).

Pihak Disdik juga akan berkoordinasi dan musyawarah untuk mendapat persetujuan dari komite sekolah dan para orang tua siswa. Kepala sekolah bersama komite dan orang tua siswa akan membahas bersama rencana belajar tatap muka pada 2021.

"Pada 2020 masih sepenuhnya dilaksanakan proses belajar jaeak jauh dengan daring. Kemungkinan ada rencana belajar kembali normal tatap muka pada 2021, tapi itu balik lagi ada tidaknya regulasi Gubernur," katanya.

Kadisdik mengatakan siap jika harus kembali menggelar kegiatan belajar tatap muka dengan syarat tetap mengutamakan protokol kesehatan di massa pandemik. Apalagi saat ini penyebaran pandemi Covid-19 di Binjai terus menunjukan grafik menurun.

"Kota Binjai penyebaran Covid-19 terus menurun, kita sudah berstatus zona oranye.
Sesuai dengan keputusan bersama, ketika kita sudah berada di zona kuning kita sudah bisa melakukan pembelajaran tatap muka," jelasnya.

Lina menerangkan selama pandemik pihaknya bergantung dengan Sistem Aplikasi Guru Mengajar atau Sigum dan ada Rumah Belajar TVRI. Dia menilai keefektifitasan proses belajar daring tetap tidak lebih efektif dibanding sebelum masa pandemik.

Kepsek SMPN 5 Binjai, Abdul Haris mengaku tetap mengikuti instruksi dari pemerintah provinsi. Pihaknya tidak bisa menggelar belajar dan mengajar tatap muka tanpa ada izin Gubernur Sumatera Utara

"Kami ikut arahan Pemprov, belajar tatap muka harus berdasarkan keputusan bersama dan kerja sama dengan komite dan izin orang tua siswa bahwasanya menyetujui. Sejauh ini belum ada diumumkan. Jadi, kami masih menunggu regulasi.

(Dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved