Breaking News:

Kisah Guru ‘Legend’ Jagoar Rajagukguk, Tak Berpaling meski Bertahun-tahun Digaji Sekaleng Beras Catu

Dengan modal kredit sepeda motor, ia harus menembus perjalanan sejak pukul 06.00 WIB menuju Tarutung, dan tiba di sana sebelum sekolah dimulai.

Tribun-Medan.com/Maurits Pardosi
Seorang pensiunan guru, Jaogar Rajagukguk menikmati masa tuanya bersama istrinya tercinta Elmina boru Siahaan saat disambangi di kediamannya di Lumban Lintong, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Rabu (25/11/2020) 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Wajah sudah berkerut dan rambut mulai memutih, ditambah dengan penyakit asma membuat Jaogar Rajagukguk menikmati masa tuanya bersama sang istri tercinta, Elmina boru Siahaan.

Mereka berdua tinggal di kediamannya yang beralamat di kawasan Lumban Lintong, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba.

Semua anaknya sudah menamatkan sekolah dan kini telah berkeluarga.

Saat disambangi di kediamannya, Jaogar Rajagukguk sedang duduk di teras rumah sembari menatap sawah dan bangunan rumah di sekelilingnya.

Halaman rumahnya yang ditumbuhi rumput hijau dan berdekatan dengan Danau Toba membuat suasana terasa nyaman.

Di teras rumahnya, ia duduk santai di kursi yang terbuat dari plastik.

Di meja yang berada di sampingnya terlihat buah pepaya dan segelas air putih.

Sesekali istrinya menolehnya memastikan bahwa Jaogar Rajagukguk menyantap buah yang telah disediakannya.

Setibanya di teras rumah, ia menyambut tetamu dengan ramah, termasuk tribunmedan.id.

Kisahnya diawali dengan kalimat, "Sejak awal, aku sudah bercita-cita menjadi guru. Aku tidak peduli dengan gaji atau honor yang saya peroleh".

Halaman
1234
Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved