Breaking News:

Lap Cheong, Resep Rahasia Keluarga Hwang

Lap Cheong atau dikenal juga dengan nama sosis Tionghoa, salah satu makanan legendaris berasal dari Tiongkok yang hingga kini masih sangat digemari

ist
Lap Cheong atau dikenal juga dengan nama sosis Tionghoa 

TRIBUNMEDAN.ID, MEDAN - Lap Cheong atau dikenal juga dengan nama sosis Tionghoa, salah satu makanan legendaris berasal dari Tiongkok yang hingga kini masih sangat digemari oleh masyarakat Tionghoa di sumatera Utera, medan Khususnya.

Makanan non Halal ini berbahan dasar daging babi yang diolah sedemikian rupa sehingga memiliki cita rasa yang sangat khas.

Lap Cheong umumnya merupakan bahan tambahan untuk memperkaya rasa dalam masakan seperti, Kwetiaw, Bihun, Nasi Goreng, Bubur, Bak Cang dan masih banyak lagi. Rasanya yang khas ketika diolah dengan cara digoreng, dikukus maupun dipanggang membuat Lap Cheong sangat disukai oleh penggemar kuliner dari masyarakat Tionghoa maupun masyarakat penggemar kuliner non halal.

Salah satu keluarga pembuat Lap Cheong di kota medan, yaitu Nyonya Siu Hua dan anaknya Aphei. Usaha ini bermula pada warisan resep keluarga bermarga Hwang ini, diturunkan kepada para anak dan family. Namun oleh Nyonya Siu Hua dan Aphei ini, usaha pembuatan Lap Cheong ini dijalankan secara serius karena pemintaan dari para kolega, teman dan relasi yang telah merasakan Lap Cheong buatannya semakin besar, dan tak terasa usaha rumahan ini telah berusia 50 tahunan tepatnya tahun 1970 ketika mulai usaha ini.

Namun diawal tahun 2020, sejak dilanda pandemi Covid-19, Usaha Lap Cheong Nyonya Siu Hua yang dijalankan anaknya Aphei di Jalan Langkat No.17 pun mengalamani dampak. Terjadi penurunan permintaan yang drastis, hal ini disebabkan oleh permintaan Lap Cheong dari rumah makan dan restoran yang berkurang karena masayarakat umumnya masak sendiri di rumah.

Namun kondisi ini tidak mematahkan semangat Aphei untuk tetap eksis sebagai penjual Lap Cheong. Sebagai pelaku UMKM, Aphei merasa harus mencari solusi. Dan solusi pun terlihat, Aphei bertemu dengan seorang pakar dan konsultan manajemen Bapak Rudy Rachman. Dan hasilnya Bapak Rudy Rachman pun memberikan strategi-strategi untuk bisa bertahan dalam situasi pandemi ini.

Salah satu strategi untuk menjangkau konsumen langsung yang lebih luas yang di rekomendasikan adalah melalui penjualan digital, melalui online dan media sosial. Hal ini sukses dilakoni oleh Aphei.

Dalam kesempatan diskusi, Aphei kembali menjelaskan kunci utama kesuksesnya juga pada kualitas Lap Cheong, bahan-bahan yang dipakai harus premium, bumbu dan rempah pilihan dan proses harus bersih dan higienis, sehingga Lap Cheong bisa awet, tahan lama dan konsumen tidak kecewa dengan rasanya.

Digital Marketing juga membantu untuk menjangkau konsumen yang baru. Hal ini dijadikan semangat oleh Aphei untuk terus bertahan walaupun situasi pandemi. Masyaraat yang ingin menikmati Lap Cheong Aphei bisa wa ke nomor 08116541016 tambah Aphei sambil tersenyum.

Salah satu pelanggan yang juga tokoh masayarakat, Rudy Hermanto Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan dan anggota DPRD Sumatera Utara mngatakan sebagai pelaku UMKM Lap Cheoang Aphei/Herlina dan pelaku umkm lainnya sudah seharusnya terus kita dukung, karena pelaku UMKM ini adalah salah satu tulang punggung ekonomi bangsa.

Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved