Breaking News:

13 Hari Jelang Pilkada di Sumut

KPU Binjai Berdayakan Warga untuk Tahapan Sortir Surat Suara

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai kejar target untuk merampungkan proses pelipatan logistik pemilu surat suara.

TRIBUN MEDAN / HO
Sejumlah warga melaksanakan penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai 2020, Kamis (26/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai kejar target untuk merampungkan proses pelipatan logistik pemilu surat suara.

Saat ini penyelenggara mulai melaksanakan penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai 2020, Kamis (26/11/2020).

Ketua KPU Kota Binjai, Zulfan Effendi, mengatakan penyortiran dan pelipatan dilakukan petugas pada 184.273 lembar surat suara. Katanya, proses penyortiran dan pelipatan suara sejak awal sudah ditargetkan selesai selama dua hari.

"Mudah-mudahan sesuai target rencana kami selesai selama dua hari setelah tiba di Kantor KPU Kota Binjai dari perusahaan percetakan yang ada di Kota Bekasi, Jawa Barat. Jumat sore paling lama Mudah-mudahan rampung," kata Ketua KPU Zulfan Effendi.

Komisioner KPU Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat, Robby Effendi Hutagalung terpisah menjelaskan, proses sortir dan pelipatan surat suara melibatkan 30 orang petugas. KPU memberdayakan jasa warga di sekitar Kantor KPU Kota Binjai.

"KPU dibantu petugas sortir memberdayakan warga sekitar KPU. Mereka sebagai sudah ada yang pernah juga berpengalaman, dan saat bekerja diawasi petugas dari Bawaslu, pihak kepolisian, dan aparatur pemerintah instansi terkait," jelasnya.

Para petugas sortir dan pelipatan suara jyga dibekali perangkat protokol kesehatan pencegahan Covid-19 demi menjamin tidak ada klaster baru. Setiap petugas diwajibkan menjalani proses sterilisasi, pemeriksaan barang bawaan, dan pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan, memakai masker.

"Proses sortir dan pelipatan suara setiap petugas insyaallah sudah terjamin sehat dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat," kata Robby.

"Hasil proses sortir dan pelipatan jika temukan surat suara yang tidak layak pakai, akibat cacat, salah cetak, atau rusak, maka semua itu akan dimusnahkan, untuk selanjutnya kita minta dicetak kembali surat suara penggantinya," pungkasnya.

(Dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved