Breaking News:

13 Hari Jelang Pilkada di Sumut

Sebanyak 8343 Petugas KPPS Karo Selesai Rapid Test, 200 Lebih Tercatat Reaktif

Untuk petugas KPPS yang telah dilakukan pengetesan sebanyak 8.343 orang dari seluruh wilayah Kabupaten Karo.

TRIBUN MEDAN/M NASRUL
PETUGAS KPPS Karo melakukan proses rapid tes di Puskesmas, Kamis (26/11/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Karo melakukan rapid test kepada seluruh badan adhoc yang bertugas di lapangan.

Terbaru, KPUD Karo kembali bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karo untuk melakukan rapid test terhadap petugas  Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Informasi yang didapat dari Komisioner KPUD Karo Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan SDM Dewi Afriany Susanti, jika proses rapid test telah dilakukan sejak Sabtu (21/11/2020) kemarin.

Dirinya mengatakan, untuk petugas KPPS yang telah dilakukan pengetesan sebanyak 8.343 orang dari seluruh wilayah Kabupaten Karo.

"Sesuai dari peraturan semua anggota kira dilakukan pengetesan termasuk KPPS. Jadi kita mulai melakukan rapid tes itu mulai tanggal 21 kemarin," ujar Dewi, saat ditemui di Kantor KPUD Karo, Jalan Selamat Ketaren, Kabanjahe, Kamis (26/11/2020).

Ketika ditanya perihal hasil dari rapid test, Dewi menjelaskan jika pihaknya mendapatkan sebanyak 273 petugas KPPS dan PAM yang tercatat reaktif.

Dirinya mengatakan, mendapatkan banyaknya petugas yang reaktif itu pihaknya langsung melakukan pengetesan tahap kedua bagi seluruh petugas tersebut.

Baca juga: Debat Kandidat Kedua Pilkada Asahan Digelar Sore Ini di Medan

"Benar dari semua petugas kita, ada sebanyak 273 petugas KPPS dan PAM yang telah dites dan hasilnya reaktif. Ini juga kita sedang melakukan rapid test kedua, dan sudah ada juga hasil yang kita dapat di Kecamatan Merek itu sebanyak delapan orang kini reaktif," ungkapnya.

Dewi menjelaskan, jika nantinya 265 orang lainnya yang sebelumnya relatif dan kembali reaktif saat tes kedua, maka pihaknya akan mengambil langkah lanjutan.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan pihaknya langsung akan mengganti petugas yang masih reaktif pada tes kedua.

"Jadi kita masih menunggu hasil pengetesan kedua dari sisa yang masih reaktif. Kalau masih reaktif juga, akan langsung kita ganti," katanya.

Dikatakannya, saat ini pihaknya juga telah meminta kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) di seluruh desa untuk segera mencari ganti petugas yang reaktif.

"Sampai saat ini mereka juga telah mendapatkan nama-nama pengganti dari seluruh KPPS yang reaktif," katanya. (cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved