Breaking News:

USU Masuk 550 Besar QS Asia University Ranking, Rektor: Ini Kebanggaan Warga Sumut

Berdasarkan informasi dari Rektor USU, Runtung Sitepu, bahwa USU kini masuk dalam urutan 501-550 untuk tingkat Asia di QS Asia University Ranking.

Penulis: Kartika Sari
Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/KARTIKA
REKTOR USU, Runtung Sitepu saat melakukan konferensi pers dengan wartawan di Gedung Biro USU, Kamis (26/11/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Prestasi kembali ditorehkan Universitas Sumatera Utara (USU) di penghujung tahun 2020 ini.

Berdasarkan informasi dari Rektor USU, Runtung Sitepu, bahwa USU kini masuk dalam urutan 501-550 untuk tingkat Asia di QS Asia University Ranking.

"Pada tanggal 25 November tepatnya siang kemarin, QS Asia University Ranking telah mengumumkan pemeringkatan perguruan tinggi yang ada di negara Asia.

Alhamdulillah untuk pertama kali dalam sejarah, USU masuk ke dalam masuk dalam rangking 501-550. Dia tidak dapat memastikan pasti tapi semua begitu pengumumannya, bisa dilihat di lamannya," ungkap Runtung, Kamis (26/11/2020).

Peringkat Asia ini tidak membuat USU cepat puas begitu saja, kini pihak USU sedang berusaha dalam memenuhi persyaratan untuk masuk dalam QS World University Ranking.

"Tentunya masuknya USU peringkat 501-550 di Asia, ini semacam tanda-tanda juga bahwa USU sedang bekerja untuk masuk ke dalam QS World University Ranking. Ini sedang dikerjakan. Komponennya tentu lebih dari Asia ini, tentu teman kita bersaing seluruh perguruan tinggi di dunia," ujarnya.

Selain peringkat Universitas, Runtung juga menjelaskan bahwa dua dosen USU berhasil masuk ke jajaran peneliti terbaik dunia dari Indonesia.

"Dua persen ilmuan top dunia dari Indonesia ada dua orang dosen dari USU yaitu Prof. Mahyudin dari WR3 bidang penelitian pengabdian masyarakat dan kerjasama USU dan Prof. Himsar Ambarita.

Ini sangat membanggakan dari kita walau dari Perguruan tinggi lain ada lebih dari dua tapi kita sudah ada nama dosen kita masuk ke dalam. Ini kebanggaan untuk masyarakat Sumut karena USU ini milik warga Sumatera Utara," pungkas Runtung.

(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved