Breaking News:

Melalui PNKJ Selama Sebulan, Kemenhub Sosialisasikan Keselamatan Pesepeda di Medan

Penyelenggaraan PNKJ tahun 2020 ini bertema Keselamatan Pesepeda di Jalan.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
TALKSHOW bertema Keselamatan Pesepeda di Jalan yang dilakukan dalam Pekan Nasional Keselamatan Jalan (PNKJ) di Hotel Santika Medan, Minggu (29/11/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kementrian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menggelar Pekan Nasional Keselamatan Jalan (PNKJ) selama satu bulan penuh sejak awal November 2020.

Puncak dari rangkaian kegiatan PNKJ dilakukan dengan menggelar gowes bersama serta talkshow interaktif dan lucky draw dengan para pegiat sepeda di Hotel Santika Medan, Minggu (29/11/2020).

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Provinsi Sumut, Putu Sumarjaya mengatakan penyelenggaraan PNKJ tahun 2020 ini bertema Keselamatan Pesepeda di Jalan.

Dikatakannya, hal ini sejalan karena beberapa waktu selama pandemi Covid-19 penggunaan sepeda meningkat pesat.

"Dengan tema ini bertujuan timbulnya peningkatan kesadaran keselamatan sepeda di jalan, terwujudnya budaya masyarakat yang tertib dan teratur," ujar Putu di Ballroom Hotel Santika Medan, Minggu (29/11/2020).

Putu menyebutkan, beberapa kegiatan yang telah dilakukan dalam rangkaian PNKJ yakni sosialisasi keselamatan jalan melalui spanduk, talkshow, Podcast Tribun Medan, grebek keselamatan, membagikan helm gratis, kaos, dan brosur.

"Respons masyarakat tinggi untuk kegiatan ini. Di mana kita juga mengadakan lomba foto dan video secara virtual. Dengan kegiatan ini mudah-mudahan dapat meningkatkan keselamatan pesepeda di jalan," tuturnya.

Baca juga: Buat Jalan Ramah Pesepeda, Akhyar Siap Wujudkan Wisata Lambada Jadi Destinasi Goweser Medan

Direktur Sarana Transportasi Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub RI, Pandu Yunianto mengatakan berdasarkan data pihak kepolisian pada tahun 2019, angka kecelakaan di Indonesia mencapai 116.411 kejadian. Di mana hal ini mengalami peningkatan sekitar 7 persen.

"Hal ini tentunya merupakan kondisi yang memprihatinkan. Kecelakaan lalu-lintas diawali dengan adanya pelanggaran. Di masyarakat kita, tumbuh kembang budaya melanggar masih cukup tinggi," katanya.

Pandu menuturkan, terdapat fakta mengenai peningkatan pengguna sepeda di masa pandemi Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved