Imbas Pandemi Covid-19, Petinju Saroha Tobing Terpaksa Latihan Secara Mandiri
"Masih latihan mandiri bang. Karena masih suasana pandemi. Tapi tetap mendapat program dari pelatih," katanya, Senin (30/11/2020).
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Saroha Tobing atlet tinju yang mendapat tiket diajang pekan olahraga Nasional (PON) XX Papua masih melakukan latihan meskipun secara mandiri.
"Masih latihan mandiri bang. Karena masih suasana pandemi. Tapi tetap mendapat program dari pelatih," katanya, Senin (30/11/2020).
Ia mengatakan latihan tetap harus dijalankan sesuai program pelatih. Hal itu dikarenakan dirinya mempunyai target saat ajang empat tahun sekali, yakni membawa pulang medali emas saat di Papua.
"Saya latihan fisik dengan cara sprin dan lari 10 Km setiap hari. Itu yang dibilang pelatih agar bisa bertahan saat di ring tinju nanti," ujarnya.
Selain itu juga, sebagai tambahan, akunya, dirinya lakukan push up dan sit up sebanyak 100 kali.
"Pokoknya pada persiapan umum ini, fisik yang lebih diutamakan meksipun secara tidak langsung keberlangsungan persiapan umum menjadi lama karena pelaksanaan PON ditunda," katanya.
Ia juga menyatakan bahwa dirinya juga sudah melakukan latihan teknik di ring bersama teman-teman yang juga atlet.
"Di situ saya latihan pukul pet, pukul angin dan menjaga stamina serta pernapasan," ujarnya.
Ia pun menyatakan selama pandemi ini, dirinya sangat terbatas dalam latihan mengingat alat tidak memungkinkan.
"Cuma 40 persen saya latihan teknik. Lebihnya fisik ya dengan cara lari dan sprin," katanya.
(akb/tribun-medan.com)
Prestasi
1. MEDALI EMAS KEJURNAS JUNIOR YOUTH BANTEN 2014
2. MEDALI EMAS PRAPON KEPRI 2015
3. MEDALI PERUNGGU PON JAWA BARAT 2016
4. MEDALI PERAK SEA GAMES MALAYSIA 2017
5. MEDALI PERUNGGU KEJURNAS ELITE BABEL 2017
6. MEDALI PERUNGGU KEJURNAS ELITE LAMPUNG
7. MEDALI EMAS PRAPON WILAYAH BARAT BENGKULU 2019
(akb/tribun-medan.com)