Breaking News:

Kalahkan 11 Ribu Wirausaha, Kepul Raih Juara 1 Ajang Wirausaha Muda Mandiri Bidang Teknologi

Untuk sistemnya sendiri, para warga Medan dapat menjual barang bekas yang masih dapat diolah lewat aplikasi Kepul.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Royandi Hutasoit
HO / Tribun Medan
Foto bersama peserta Wirausaha Muda Mandiri untuk tahap Penjurian Juri di Hotel Santika Medan, Jumat (27/11/2020) 

TRIBUN-MEDAN.com - Startup asal kota Medan, Kepul berhasil membawa harum nama Sumatera Utara dengan menjuarai ajang nasional Wirausaha Muda Mandiri Indonesia 2020.

Bersaing dengan 11 ribu wirausaha muda se-Indonesia, Kepul melaju dengan mengikuti beberapa seleksi.

Pendiri Kepul, Abdul Latif mengungkapkan bahwa seleksi dimulai untuk ke tahap regional hingga ke tahap final dengan menyisakan tiga kompetitor yang diselenggarakan secara virtual.

"Seleksi pertama itu seleksi berkas kemudian berhasil lolos untuk melaju untuk seleksi survei lapangan, dan disini Kepul mewakili Medan kategori Teknologi untuk regional satu. Kemudian hingga beberapa tahap kita akhirnya mewakili regional satu untuk pulau Sumatera untuk melaju ke tahap nasional," ungkap Latif, Senin (30/11/2020).

Latif sendiri mengungkapkan rasa senangnya dengan proses yang panjang akhirnya berhasil meraih juara satu tingkat nasional untuk kelompok Business Existing bidang teknologi.

"Alhamdulillah pastinya senang karena ini prosesnya panjang dan bergengsi di Indonesia dan terpilih menjadi juara satu tingkat nasional bidang teknologi mengalahkan 11 ribu peserta," ujarnya. 

Proses pemilihan pemenang WMM tahun ini dilakukan dengan proses penjurian yang lebih ketat dan dewan juri yang sangat kompeten, seperti Co-Founder Narasi Najwa Shihab, CEO & Founder Investree Adrian Gunadi, Pekerja Seni dan Aktivis Sosial Dian Sastrowardoyo, serta Founder & CEO Syah Establishments Felly Irmansyah.

Juara dalam bidang teknologi, Kepul menjadi startup dengan menggaungkan botot modern berbasis aplikasi.

Untuk sistemnya sendiri, para warga Medan dapat menjual barang bekas yang masih dapat diolah lewat aplikasi Kepul.

Kedepannya, Kepul juga akan melakukan terus mengembangkan inovasi pengelolaan sampah berbasis aplikasi. Latif juga menuturkan bahwa melalui ajang Wirausaha Muda Mandiri ini, Kepul juga akan ada kemungkinan untuk bekerja sama dengan pihak perbankan.

"Banyak rencana yang akan kami buat setelah itu termasuk mengembangkan inovasi. Dari hadiah ratusan juta yang kami dapat, akan kami masukkan ke profesional Kepul agar lebih berkembang. Kemungkinan juga akan bekerjasama dengan Bank Mandiri namun kita tunggu MoU," ucap Latif.

(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved