Breaking News:

Pemkab Langkat Akan Gunakan Dana DIPA dan TKDD TA 2021 untuk Percepatan Pembangunan

"Kami akan segera menggunakan dana ini sesuai instruksi Presiden dan Gubernur Sumatera Utara (Sumut),” tegas Bupati Langkat Terbit Rencana PA.

Dok. Humas Pemkab Langkat
Bupati Langkat Terbit Rencana PA dalam acara penyerahan dokumen DIPA dan TKDD TA 2021 di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumut (Gubsu) Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Jumat (27/11/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com – Bupati Langkat Terbit Rencana PA menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat akan segera menggunakan dana Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran (TA) 2021 untuk percepatan pembangunan.

"Kami akan segera menggunakan dana ini sesuai instruksi Presiden dan Gubernur Sumatera Utara (Sumut),” tegas Terbit, seperti dalam keterangan tertulis yang Tribun Medan terima, Senin (30/11/2020).

Pernyataan tersebut ia sampaikan usai menerima dokumen DIPA dan TKDD TA 2021 secara langsung dari Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi di Pendopo Rumah Dinas Gubsu, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Jumat (27/11/2020).

Terkait percepatan pembangunan, Terbit menjelaskan, agar manfaatnya segera dapat dirasakan masyarakat, terutama pada kondisi yang serba sulit seperti sekarang.

"Dengan begitu, roda ekonomi, sosial dan kesehatan masyarakat yang sebelumnya tidak stabil selama masa Covid-19 bisa segera pulih kembali," ungkap Terbit.

Lebih lanjut Terbit mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat akan berupaya semaksimal mungkin, menggerakkan sekaligus meningkatkan roda perekonomian masyarakat di masa new normal.

“Upaya yang dilakukan itu, baik dengan menggunakan DIPA dan TKDD. Ini termasuk meningkatkan potensi serta sumber lainnya, sesuai dengan aturan yang berlaku" ujarnya.

Pemkab Langkat sendiri menerima DIPA dan TKDD TA 2021 sebesar Rp 1,8 triliun lebih dari Pemerintah Pusat.

Total alokasi dana yang ditransfer ke Kabupaten Langkat terdiri dari Dana Perimbangan sebesar Rp 1,6 triliun dan Dana Insentif Daerah (DID) berupa dana desa senilai Rp 213 miliar.

Sementara itu, rincian Dana Perimbangan terdiri dari Dana Transfer Umum sebesar Rp 1,2 triliun dan Dana Transfer Khusus senilai Rp 359 miliar. 

Halaman
123
Penulis: Dwi Nur Hayati
Editor: Mikhael Gewati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved