Breaking News:

Rektor USU Terpilih

Terpilih Menjadi Rektor USU, Sang Ibu Ungkap Kebiasaan Muryanto Selalu Minta Restu Orangtua

Yanti mengungkapkan, saat mengetahui Muryanto berhasil terpilih menjadi rektor, ia sedang berkebun di teras rumahnya.

TRIBUN MEDAN/KARTIKA
IBUNDA Muryanto Amin, Ruyanti saat ditemui di kediamannya, Kamis (3/12/2020). 

Tribun-Medan.com, Medan - Setelah menjalani seleksi sejak November lalu, USU akhirnya mengumumkan Muryanto Amin sebagai rektor terpilih USU periode 2021-2026 menggantikan Runtung Sitepu.

Rasa haru dan bersyukur turut dirasakan Ruyanti, ibu kandung Muryanto. Yanti mengungkapkan, saat mengetahui Muryanto berhasil terpilih menjadi rektor, ia sedang berkebun di teras rumahnya.

"Alhamdulillah Ya Allah. Senang sekali rasanya kita orangtua melihat anaknya berhasil. Saya tahunya ini pas baru selesai salat Dhuha, kemudian saya lagi merapikan bunga. Rupanya dari belakang adik saya bilang kalau Mury terpilih menjadi rektor, nangis saya berdua sama adik saya," ungkap Yanti saat ditemui di kediamannya, Jalan Pembangunan 3, Kamis (3/12/2020).

Dengan air mata haru yang mengalir di pipinya, Yanti bercerita jika Muryanto kecil sudah memiliki minat belajar yang kuat. Hal ini diketahui dengan beragam prestasi yang ia raih semasa sekolah. 

"Dia ini rajin kali belajar, dari mulai SD, SMP, SMA. Masih lima tahun dia udah minta SD. Kakeknya dulu yang rajin mengajari Mury ini sampai dia SMA. Selama sekolah dia tetap mendapat juara dan selalu dapat medali," ujar Yanti kepada Tribun Medan, Kamis (3/12/2020).

Baca juga: Muryanto Amin Terpilih Jadi Rektor USU, Begini Tanggapan Gubernur Sumut

Muryanto Amin merupakan alumni Fisip USU angkatan 92, Lahir di Medan 30 September 1974 ini dan berhasil menjadi rektor USU setelah melewati tahapan tahapan penyaringan yang dilakukan oleh Senat Akademik USU. 

Jenjang Magister dan Doktor Ilmu Politik diraihnya dari Universitas Indonesia. Beliau merupakan dosen di Program Studi Ilmu Politik yang juga Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik USU pada saat ini. 

Mury merupakan anak sulung dari lima bersaudara. Berdasarkan cerita Yanti, Mury begitu mirip dengan Muin Sudarmo, ayah Mury yang telah meninggal pada 2010.

"Mury ini mirip sekali sama abahnya. Sebelas dua belas lah sifatnya. Kalau abahnya masih hidup bangga sekali pasti. Waktu bapak masih ada, Mury masih menjadi dosen. Tidak disangka bisa jadi dekan dan ini menjadi rektor," tutur Yanti.

Yanti menuturkan jika Mury merupakan sosok pendiam namun begitu memuliakan ibunya. Nenek delapan cucu ini mengungkapkan bahwa Mury selalu meminta restu saat akan melakukan sesuatu, diantaranya pemilihan rektor USU.

Halaman
12
Penulis: Kartika Sari
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved