Jalur Medan Berastagi Terputus

Longsor di Jalur Medan-Berastagi, 30 Unit Truk Pengangkut BBM Terjebak

"Kalau biasanya ini udah ngantar lagi bang, karena sore itu sudah ngisi lagi di SPBU. Tapi kalau seperti ini ya kita pun enggak bisa turun," katanya.

Penulis: Muhammad Nasrul |
Nasrul / Tribun Medan
Puluhan truk pengangkut logistik dan BBM terjebak akibat longsor yang terjadi di Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Jumat (4/12/2020).  

TRIBUN-MEDAN.com, SIBOLANGIT - Akibat longsor yang terjadi di Jalan Jamin Ginting, tepatnya di kawasan Sembahe hingga Sibolangit, membuat puluhan hingga ratusan kendaraan terjebak.

Pasalnya, jalur dari Kota Medan menuju Kabupaten Karo ini tidak bisa dilalui karena jalan tertutup material longsor.

Dari peristiwa ini, tentunya pasokan logistik dan kebutuhan lainnya menjadi tersendat karena jalur ini tidak bisa dilalui secara total.

Selain logistik dan bahan pangan, salah satu yang menjadi tersendat ialah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Amatan www.tribun-medan.com, dari ratusan kendaraan yang terjebak ini juga terlihat adanya puluhan unit kendaraan pengangkut BBM yang ikut di dalam kemacetan ini.

Informasi yang didapat, tak kurang dari 30 unit truk dengan kapasitas 16.000 liter setiap truknya tersendat di jalur dari Karo menuju Medan.

Salah satu pengemudi truk milik PT Pertamina ini Francis Irwan Sidabalok, mengungkapkan dirinya sudah terjebak di kemacetan ini sekira pukul 01.00 WIB dini hari tadi.

Dirinya mengatakan, ia tadinya baru selesai melakukan pengisian BBM di wilayah Subusalam.

"Sudah dari jam 01.00 WIB tadi malam terjebak di sini bang. Bahkan ada kawan kami di depan yang terjebak dari belum masuk tengah malam," ujar Irwan, saat ditemui di kawasan Desa Batu Layang, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Jumat (4/12/2020).

Dirinya mengungkapkan, jika saat kondisi normal biasanya setelah ia selesai melakukan pengisian di SPBU, ia langsung kembali ke Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) di Labuhan Deli untuk untuk kembali mengisi pasokan BBM.

Dirinya mengatakan, setelah itu ia langsung berangkat kembali untuk mengantar pasokan BBM ke wilayah kerjanya.

"Kalau biasanya ini udah ngantar lagi bang, karena sore itu sudah ngisi lagi di SPBU. Tapi kalau seperti ini ya kita pun enggak bisa turun," katanya.

Dengan kondisi ini, tentunya ditakutkan pasokan BBM di beberapa wilayah yang melitas di jalan ini menjadi terkendala akibat unit pengangkut BBM tersendat.

Diketahui, untuk jalur ini biasanya truk pengangkut BBM melakukan pengisian di wilayah Kabupaten Karo, Dairi, dan beberapa lokasi lainnya.

(cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved