Breaking News:

Arief Pamit, Akhyar Kembali Menjabat Plt Wali Kota Medan

Arief resmi merampungkan tugas dan wewenang sebagai Wali Kota Medan dan menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Akhyar.

DOK. Pemkot Medan
Penyerahan secara simbolis estafet kepemimpinan Wali Kota Medan oleh Arief Sudarto Trinugroho kepada Akhyar Nasution, di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara (Sumut) di Jalan Sudirman Medan, Senin (7/12/2020) 

TRIBUN-MEDAN.com – Sekretariat Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), R. Sabrina datang mewakili Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dalam acara serah terima pelaksanaan tugas (Plt) Wali Kota Medan,di Rumah Dinas Gubsu Jalan Sudirman Medan, Senin (7/12/2020)

Serah terima yang dimaksud yakni dari Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sumut Arief Sudarto Trinugroho kepada Pelaksana Tugas (Plt)  Wali Kota Medan Akhyar Nasution .

Selain Arief, beberapa pejabat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) lainnya juga melakukan serah terima tugas kepada bupati atau wali Kota berbagai kota atau kabupaten di Sumut yang telah mengakhiri masa cuti kampanye Pilkada 2020.

Sebelum serah terima dilakukan, acara lebih dulu diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu Sekda menyampaikan pidato tertulis dari Gubsu.

Serah terima ini merupakan tindak lanjut dari ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 1 Tahun 2018 tentang Perubahan atas  Permendagri Nomor 74 Tahun 2016 tentang Cuti di Luar Tanggungan Negara bagi Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati,  serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Ada beberapa hal yang diatur dalam Permendagri, antara lain, bahwa Pejabat Sementara (Pjs) Bupati dan Pjs Wali Kota melakukan serah terima pelaksanaan tugas saat berakhir masa tugasnya kepada  bupati atau wali kota disaksikan oleh gubernur atau pejabat yang Ditunjuk.

Sebagaimana diketahui,Pjs Bupati dan Pjs Wali Kota mengakhiri masa tugasnya pada 5 Desember, bertepatan dengan batas akhir cuti kampanye para bupati dan wali kota yang kembali mencalonkan diri sebagai kepala dan wakil kepala daerah pada Pilkada Serentak, Rabu (9/12/2020) mendatang.

Para Pjs Bupati/ Wali Kota melaksanakan tugasnya selama 72 hari atau sama dengan lamanya pelaksanaan cuti kampanye.

Selama melaksanakan tugas yang dimaksud, pjs bupati dan  wali kota berkewajiban untuk memimpin urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.

Mereka juga wajib memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat dan yang paling penting adalah memfasilitasi penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota defenitif dan menjaga netralitas ASN.

Halaman
12
Penulis: AMALIA PURNAMA SARI
Editor: Mikhael Gewati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved