Breaking News:

2 Hari Jelang Pilkada di Sumut

HEBOH Video Bagi-bagi Uang di Pilkada Simalungun, Kapolres Tegaskan Tunggu Kajian Bawaslu

Video yang memperlihatkan 3 orang diduga melakukan money politics untuk memenangkan salah satu Paslon Bupati Simalungun, menjadi buah bibir masyarakat

Tribun-Medan.com/Alija Magribi
Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo saat menerima wawancara wartawan di Asrama Polisi Pematangsiantar, Senin (7/12/2020) sore 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Beredarnya video yang memperlihatkan anggota organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Simalungun menciduk tiga orang yang diduga melakukan money politics untuk memenangkan salah satu Paslon Bupati Simalungun, menjadi buah bibir masyarakat.

Dalam video itu diperlihatkan uang sebesar Rp 39.050.000 dan sejumlah dokumen yang diindikasi berisi data-data warga Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.

Menurut ormas tersebut, uang itu berasal dari tim salah satu Paslon Bupati Simalungun.

Menyoal video itu, Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo usai memimpin pergeseran pasukan di Asrama Polisi, Pematangsiantar, Senin (7/12/2020) sore, menyampaikan pihaknya masih menunggu kajian dari Bawaslu Simalungun.

"Ini menarik untuk teman-teman sekalian. Tentu kita semua di zaman saat ini. Medsos cepat berkembang, kadang-kadang kita melihat video sudah cepat menyimpulkan," ujar Kapolres.

Kapolres mengatakan untuk membuktikan dugaan kasus seperti bagi-bagi uang di saat Pilkada sangat tidak mudah. Ia menyebut fungsi utama Polri adalah pengamanan.

Sementara fungsi pengawasan merupakan peran dari instansi yang lain yaitu Bawaslu Simalungun.

"Karena pelanggaran pemilu ada (aturan) sendiri di mana Polri dalam tugas utama di Pilkada adalah fokus di pengamanan. Kedua kami juga tergabung dalam Sentra Gakkumdu. Jadi apabila ada informasi, kita perlu keterangan dari Panwaslu. Itu ada fungsi peran yang saling memahami," ujar eks Kapolres Toba ini.

"Berkaitan dengan video tersebut kita tunggu hasil kajian dari Bawaslu. Kita harus hormati itu. Apabila hasil itu ada unsur pidana, kami dari Polri melalui Sentra Gakkumdu," tutup Kapolres.

(tribun-medan.com/Alija Magribi)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved