Januari Tahun Depan, KONI Sumut Berlakukan Latihan Atlet Secara Langsung
Jika nantinya latihan secara tatap muka, pihaknya akan tetap memberlakukan protokol kesehatan sesuai instruksi dari pemerintah
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bulan Januari 2021, KONI Sumut akan memberlakukan latihan secara langsung kepada ratusan atlet yang mendapat tiket di ajang pekan olahraga Nasional (PON) XX Papua Oktober 2021 mendatang.
"Kita sudah tidak memberlakukan latihan mandiri di rumah saat tahun depan. Maka dari itu, Januari tahun depan, kita akan menganjurkan kepada masing-masing Pengurus Provinsi (Pengprov) agar menyarankan atlet mereka untuk bisa latihan seperti biasa dengan tatap muka sebelum pandemi melanda," kata Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis, Senin (7/12/2020).
Dikatakan John, apabila nanti berjalan latihan secara tatap muka, pihaknya akan tetap memberlakukan protokol kesehatan sesuai instruksi dari pemerintah.
"Hal ini dilakukan demi kemajuan atlet jelang PON Papua. Tapi tidak menutup kemungkinan kita juga menganjurkan kepada atlet untuk tetap mengikuti prokes yang ada agar terhindar dari virus asal Wuhan ini," katanya.
Dikatakan John, nantinya pihaknya akan menyurati masing-masing Pengprov yang atletnya mendapat tiket di ajang empat tahun sekali.
"Untuk masalah kejuaraan ataupun even olahraga apakah sudah bisa digelar saat tahun depan, kita akan berkordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah provinsi. Kalau sudah boleh, maka akan kita laksanakan. Tujuannya agar jam terbang atlet kita bisa lebih banyak yang nantinya mereka akan berprestasi dan membawa nama harum provinsi Sumut," ujarnya.
John mengatakan, selama ini, pihaknya memberlakukan latihan secara mandiri mengingat ada instruksi dari pemerintah agar para atlet untuk tidak melakukan latihan dengan pertemuan langsung karena wabah virus Corona tengah melanda dunia.
Baca juga: Minggu Depan, KONI Sumut Lakukan Tes Fisik Bagi Semua Atlet yang Lolos PON
"Kita juga kan tidak mau atlet kita terpapar. Maka dari itu kita berlakukan latihan mandiri namun mereka (atlet) harus menyetor foto dan video kepada pelatih dan pengprov mereka masing-masing. Tujuannya agar diketahui sudah sampai mana latihan fisik yang dilakukan pada atlet saat persiapan umum jelang PON Papua," lanjutnya.
Begitupun, kata John, KONI Sumut akan melakukan tes fisik kepada ratusan atlet yang selama ini melakukan latihan fisik secara mandiri di rumah dengan mengikuti program latihan dari masing-masing pelatih mereka.
"Untuk sanksi apabila atlet tidak masuk kategori dalam tes fisik, kita akan berkordinasi dengan pengprov yang bersangkutan. Jadi tidak serta merta kita sendiri yang menentukan apabila saat di tes, fisik dari atlet tidak mencapai target yang sudah ditetapkan," ujarnya.(akb/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/john-ismadi-lubis-1.jpg)