Breaking News:

News Video

Kemensos Berikan Bantuan Kepada Masyarakat Relokasi Tahap Tiga Terdampak Erupsi Gunung Sinabung

Kementerian Sosial (Kemensos), kembali memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Sinabung

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Bobby Silalahi

Kemensos Berikan Bantuan Kepada Masyarakat Relokasi Tahap Tiga Terdampak Erupsi

TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Kementerian Sosial (Kemensos), kembali memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Sinabung, di Taman Mejuah-Juah, Jalan Gundaling, Berastagi, Senin (7/12/2020). Kali ini, bantuan stimulus tersebut diberikan kepada masyarakat yang termasuk ke dalam relokasi tahap tiga.

Amatan www.tribun-medan.com, pada kegiatan pemberian bantuan ini dihadiri langsung oleh Staf Ahli Menteri Sosial (Mensos) bidang Aksesibilitas Sosial Sonny W Manalu. Bantuan simbolis ini, terima langsung oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana, dan juga terlihat hadir Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo.

Sonny W Manalu menjelaskan, dalam hal penanganan relokasi tahap tiga ini Kemensos memiliki tanggung jawab dalam memberikan bantuan dalam pengisian fasilitas yang ada di rumah yang akan dihuni oleh pengungsi. Dirinya mengatakan, pihaknya sudah memiliki standar bantuan untuk diberikan kepada pengungsi yang nantinya akan dibelikan untuk perabotan rumah.

"Dalam penanganan erupsi ini, Kemensos memiliki tanggung jawab untuk memberikan bantuan isi hunian tetap yang telah dibangun. Tentunya jika hunian itu sudah selesai dibangun, harus ada isinya. Dan Kemensos susah punya standar yang layak untuk diberikan kepada masyarakat, makanya hari ini kita salurkan langsung kepada masyarakat," ujar Sonny.

Diketahui, masyarakat yang masuk ke dalam relokasi tahap tiga yang nantinya ditempatkan di wilayah Siosar, ada sebanyak empat wilayah. Seperti Desa Sukanalu, Desa Mardingding, Desa Sigarang-garang, dan Dusun Lau Kawar.

Dari empat wilayah ini, diketahui dihuni oleh sebanyak 892 Kepala Keluarga (KK) yang setiap KKnya menerima bantuan sebesar Rp 3.000.000. Untuk itu, dari seluruh keluarga yang menerima ini total bantuan yang disalurkan oleh Kemensos sebesar Rp 2.676.000.000.

"Sebenarnya prosesnya ini sudah berlangsung lama, namun hari ini kita serahkan langsung kepada masyarakat. Apalagi masa sebelumnya kan kampanye, kami kira tidak pas," katanya.

Sonny menjelaskan, dalam setiap terjadinya bencana terutama yang bersifat nasional seperti bencana erupsi Gunung Sinabung ini Kemensos memiliki tanggung jawab untuk memberikan saluran bantuan kepada masyarakat terdampak. Dirinya mengatakan, dari awal terjadinya erupsi beberapa tahun lalu pihaknya juga sudah menyalurkan bantuan ke masyarakat.

"Jadi setiap bencana itu sudah ada bagiannya yang ditentukan oleh presiden. Dari Kemensos, perannya isi huniannya, kemudian Jatah Hidup (Jadup), kemudaian pengungsian, dan program lainnya," ungkapnya.

Ketika ditanya apakah ada program bantuan lanjutan, Sonny menjelaskan jika sampai program bebatuan isi hunian sebenarnya merupakan program terakhir. Namun begitu, jika nantinya masih ada kebutuhan masyarakat pihaknya meminta kerjasama baik dari pemerintah daerah dan masyarakat untuk saling membantu.

"Karena bagaimanapun kemampuan negara ada batasnya, untuk itu kita butuhkan kerjasama dari semua pihak dalam penanganan ini. Dari sisi Kemensos, program bantuan pengisian bangunan rumah ini adalah bantuan yang terakhir dalam penanganan relokasi tahap tiga," ucapnya.

Lebih lanjut, Sonny mengatakan dalam pemberian program bantuan ini pihaknya langsung menyalurkannya ke nomor rekening penerima. Dirinya mengatakan, langkah ini dilakukan untuk meminimalisir adanya potongan dari pihak-pihak yang nantinya dapat menimbulkan indikasi korupsi.

"Ini kita lakukan untuk menghindari adanya peluang potongan baik dari tingkat kementerian hingga ke pemerintah daerah. Makanya betapa yang disalurkan, segitu yang diterima oleh masyarakat," jelas pria berbaju putih ini.

Seorang penerima bantuan ini Petrus Tarigan, mengaku dirinya sangat bersyukur dengan adanya program bantuan ini. Dirinya mengatakan, dengan bantuan yang disalurkan ini akan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah.

"Sangat bersyukur dan berterima kasih kepada kementerian. Dapat bantuan ini, lumayan untuk membeli kebutuhan rumah," katanya.

Saat ditanya nantinya ke mana uang ini akan digunakan, Petrus mengaku nantinya ia akan menggunakannya untuk membeli kebutuhan rumah. Seperti kebutuhan dapur, dan kebutuhan lainnya seperti perabotan rumah tangga.

"Untuk beli kebutuhan rumah lah bang," ucapnya.

Sonny kembali menambahkan, pihaknya berharap dan mengimbau kepada penerima untuk memanfaatkan bantuan ini dengan sebenar-benarnya. Dirinya mengatakan, seperti tujuannya bantuan ini diberikan untuk memenuhi isi hunian pengungsi yang telah dibangun. (cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved