Breaking News:

2 Hari Jelang Pilkada di Sumut

Minggu Tenang Pilkada, Bawaslu Binjai dan Tim Gabungan Tertibkan APK di Kendaraan Bermotor

Penindakan terfokus pada jenis atribut dan (APK) pasangan calon yang terpasang pada kendaraan.

TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
KETUA Bawaslu Binjai Arie Nurwanto turun ke jalan melakukan razia pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK), Senin (7/12/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Tim gabungan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Binjai, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Polantas Polres Binjai melaksanakan razia atribut atau Alat Peraga Kampanye (APK).

Tim melakukan razia setelah memasuki masa tenang kampanye di sejumlah titik inti Kota Binjai, Senin (7/12/2020). 

Kali ini penindakan terfokus pada jenis atribut dan (APK) pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Binjai 2020 yang terpasang pada kendaraan. Baik kendaraan roda doa, becak motor dan mobil-mobil. 

"Sasaran pembersihan APK dan atribut difokuskan pada spanduk, stiker, dan mobil branding bergambar pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai. Termasuk juga yang ada di kendaraan angkutan umum," kata Ketua Bawaslu Kota Binjai, Arie Nurwanto. 

Arie mengatakan, pembersihan atribut dan alat peraga kampanye sudah dilakukan bertahap. Mulai dari baliho dan billboard, lalu pada kendaraan bermotor. 

Baca juga: Tim Bawaslu dan Gabungan Bersihkan APK Paslon Pilkada Binjai 2020

"Pembersihan APK demi menjamin kondusifitas Pilkada Kota Binjai 2020 di masa tenang menjelang tahapan pemungutan suara pada 9 Desember 2020 yang tinggal dua hari lagi," ujarnya. 

Razia dan pembersihan atribut dan alat peraga kampanye pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai dilakukan di tiga titik. Di antaranya simpang bundaran Lapangan Merdeka Binjai, Bundaran Tugu Pahlawan, dan Simpang Pasar Kebunlada. 

"Pemilik kendaraan sepertinya sudah sadar ini masukin minggu tenang, tidak banyak yang terjaring razia. Sebagian besar APK yang kita tertibkan bergambar pasangan calon nomor urut 2 dan 3. Paling banyak di becak punya paslon nomor urut 3," terangnya.

Arie menambahkan, pada saat pemilihan nanti, pihaknya meminta tetap menjaga kekondusifan dan menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Nantinya akan ada timnya yang melakukan pengawasan saat tahapan pemungutan suara dan penghitungan suara di kecamatan, kelurahan, dan TPS. (dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved