Breaking News:

Cegah Covid-19, Dosen Fakultas Keperawatan USU Mengabdi Lakukan Penyuluhan Kesehatan ke Masyarakat

Kegiatan ini dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari pihak Universitas Sumatera Utara, di bawah naungan Lembaga Pengabdian/Pelayanan Kepada Mas

Dok Fakultas Keperawatan USU
Tim pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Keperawatan USU, Pegawai Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kader Kesehatan, dan Peserta. 

TRIBUNMEDAN.ID, MEDAN - Kegiatan program dosen mengabdi, yang merupakan salah satu bentuk dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku anggota masyarakat yang mengalami penyakit diabetes melitus untuk mencegah penularan Covid-19.

Kegiatan ini dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari pihak Universitas Sumatera Utara, di bawah naungan Lembaga Pengabdian/Pelayanan Kepada Masyarakat (LPPM-USU), dan persetujuan dari Kepala Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua.

Inti dari kegiatan ini adalah berupa penyuluhan kesehatan tentang penyakit Covid-19, pemberian perangkat pencegahan penularan, dan pemberian suplemen nutrisi penunjang sistem kekebalan tubuh kepada anggota masyarakat yang mengalami penyakit diabetes melitus.

Hal ini dilatar belakangi oleh bukti ilmiah yang menemukan bahwa orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya (seperti diabetes) lebih rentan untuk menjadi sakit parah akibat Covid-19.  Selain itu, ketika orang dengan diabetes terjangkit infeksi virus, bisa lebih sulit untuk diobati karena fluktuasi kadar gula darah dan adanya komplikasi diabetes.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh dosen dari Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara, dengan ketua pelaksana Mula Tarigan, S.Kp., M.Kes., Ph.D. Lulusan Doktor Keperawatan dari Khon Kaen University, Thailand ini (7/12) mengungkapkan “bahwa penyakit diabetes melitus (DM) masih termasuk dalam masalah kesehatan di Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Agar penderita diabetes ini dapat terhindar dari penularan Covid-19, maka diperlukan suatu upaya peningkatan kapasitas mereka agar dapat mengetahui cara pencegahan penularan Covid-19 dan melaksanakan upaya pencegahan tersebut. Kagiatan ini akan mendukung program pemerintah untuk menangani pandemi yang sedang berlangsung dan bermanfaat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat penyandang diabetes melitus di desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua.”

Pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan melakukan pre-test tentang pengetahuan awal peserta tentang penyakit dan cara pencegahannya. Setelah itu, diberikan penyuluhan secara langsung yang dibantu menggunakan media leaflet.

Selain memberikan leaflet, hand sanitizer diberikan juga kepada setiap peserta pengabdian kepada masyarakat. Sebagai tambahan, karena faktor nutrisi sangat berperan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh, suplemen vitamin C dan D juga disediakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat kepada peserta.

Menurut Mula Tarigan, vitamin C dapat memperkuat dan membersihkan paru-paru. Sedangkan vitamin D memberikan efek perlindungan terhadap infeksi saluran pernapasan akut akibat bakteri dan virus.

Efek perlindungan ini dapat meningkat jika vitamin C dan D diberikan secara harian atau mingguan. Setelah dilakukan penyuluhan dengan menggunakan contoh yang nyata, pengetahuan peserta meningkat secara signifikan tentang pencegahan penularan Covid-19. Hal ini terlihat dari nilai post-test yang lebih tinggi dibandingkan nilai sebelum dilakukan penyuluhan. 

Tim pengabdian kepada masyarakat dari Fakultas Keperawatan USU berharap, setelah kegiatan ini selesai anggota masyarakat yang mengalami penyakit diabetes melitus dapat dan secara konsisten menerapkan hal-hal yang telah mereka pahami pada saat penyuluhan kesehatan, sehingga dapat terhindar dari penularan penyakit Covid-19.

Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved