Breaking News:

Cerita Calon Penerima BPUM, Rela Mengantre Berhari-hari di BRI Lubukpakam

Pantauan www.tribun-medan.com pihak BRI Cabang Lubupakam memanggil calon penerima bantuan per lima orang.

TRIBUN MEDAN/INDRA
CALON penerima bantuan mengantre di luar gedung BRI menunggu panggilan untuk pencairan dana BPUM, Kamis (10/12/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, PAKAM - Ratusan orang calon penerima program Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) antre berhari-hari untuk proses pencairan uang di BRI Cabang Lubukpakam.

Untuk mencairkan uang Rp 2,4 juta itu calon penerima harus ekstra keras karena setelah mendapatkan nomor antrean, mereka harus menunggu berjam-jam lagi. Informasi yang dihimpun Tribun-Medamn.com, momen seperti ini sudah berlangsung berminggu-minggu.

Saking banyaknya calon penerima yang datang, pihak BRI pun kerepotan menerapkan protokol kesehatan.

Sesama calon penerima tidak bisa mengatur jarak satu sama lain.

Meski uang tidak bakal hilang namun calon penerima yang sebelumnya sudah melengkapi administrasi untuk proses pencairan di Pusat Promosi Produk Unggulan Daerah (P3UD) Tanjung Morawa tetap saja panik dan ingin cepat-cepat mencairkan bantuan tersebut.

"Saya datangnya dari pukul 05.00 WIB tapi sampai sekarang (pukul 11.00 WIB) belum dipanggil-panggil juga. Sudah tiga kalilah datang ke sini. Namanya perlu uangnya makanya mau dicairkanlah kalau bisa sekarang. Saya usahanya jualan sate. Kemarin didaftarkan dibantu sama orang (Pemerintah) Desa," ucap Tika, warga Kecamatan Pagar Merbau, Kamis (10/12/2020). 

Hal yang tidak jauh berbeda juga diucapkan Susi. Pedagang bakso bakar yang tinggal di Desa Jati Rejo ini menyebut, untuk mendapatkan nomor antrean, dirinya sudah datang sejak hari Senin lalu. Dikatakannya, meski sudah datang pukul 06.00 WIB, ternyata sudah banyak orang yang lebih cepat darinya. Hal ini lantaran ada yang sudah sampai di bank pada pukul 03.00 WIB. 

"Hari Selasa baru dapat nomor antrean itulah disuruh datang hari ini makanya datang. Selasa aku datangnya pukul 05.00, memang belum buka tapi 06.30 sudah dibuka satpam. Saya penjual bakso bakar. Kan lumayan kalau cair," kata Susi. 

Susi dan Tika ke BRI dengan membawa anak. Karena sudah datang dari pagi mereka pun tampak duduk lesehan karena keletihan. Karena sudah terlalu lama menunggu anak yang mereka bawa pun sudah tampak bosan. Sejumlah calon penerima pun ada yang menolak diwawancarai wartawan.

"Enggak usah akulah bang (yang diwawancarai) udah capek kali ini menunggu. Belum dipanggil-panggil," ucap seorang perempuan.

Baca juga: CEK Nama Penerima Bansos BLT UMKM / BLT bpum Sebesar Rp 2,4 Juta| Cek BLT di Link eform.bri.id/bpum

Halaman
12
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved