Breaking News:

Jembatan Rambutan Ambruk, Akses Lintas Dua Kecamatan di Deliserdang Terputus Total

Berdasarkan informasi dari seorang warga sekitar, kemungkinan kejadian ambruknya jembatan ini terjadi pada Rabu (9/12/2020) malam.

TRIBUN MEDAN/KARTIKA
PENGENDARA melihat kondisi jembatan penghubung Kecamatan Percut Seituan dan Kecamatan Tanjung Morawa yang runtuh, Kamis (10/12/2020). 

Tribun-Medan.com, Medan - Akses jalan Tembung, Percut Seituan menuju Kecamatan Tanjung Morawa terputus akibat ambruknya Jembatan selebar tiga meter di Jalan Rambutan, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Kamis (10/12/2020).

Berdasarkan informasi dari seorang warga sekitar, Aloho, mengungkapkan bahwa kemungkinan kejadian ambruknya jembatan ini terjadi pada Rabu (9/12/2020) malam.

"Kejadiannya sepertinya tadi malam karena hari Rabu masih lancar jalannya, angkot sama mobil pekerja juga masih bisa lewat. Ini kemungkinan karena banjir besar ini ," ungkap Aloho kepada Tribun-Medan.com.

Amatan Tribun-Medan.com, kondisi ambruknya jembatan ini cukup memprihatinkan dengan sisa patahan aspal yang hampir tumbang ke bawah sungai. 

Tampak sejumlah warga yang harus memutar balik akibat jalan lintas yang total terputus. Untuk memutar, warga harus menempuh waktu sekitar 30 menit.

Baca juga: Demi Keselamatan Rumah, Sudah Dua Titik Tanggul Dibuka Warga di Simpang Empat Asahan

"Warga harus ke pasar 12 yang tembusannya ke Desa Bandar Setia. Ini setengah jamlah mutar jalannya," ujarnya.

Aloho menilai, akses jembatan ini cukup penting lantaran sebagai jalan lintas dari Tembung menuju Tanjung Morawa dan Kualanamu.

"Penting sekalilah, kalau mau ke Kualanamu cepat juga lewat sini. Truk-truk barang pun sering juga lewat sini ya karena lebih cepat daripada dari kota," kata Aloho.

Pengendara maupun warga sekitar juga tampak berbondong-bondong menyaksikan jembatan yang tiba-tiba ambruk tersebut.

Diantaranya ada Ilham, pengendara yang terkejut saat akses jalan yang tiap hari ia lalui menuju lokasi kerjanya di Tanjung Morawa ambruk.

"Terkejut juga ini kok bisa ambruk padahal tadi malam pulang kerja masih aman-aman aja jalannya. Gak taulah ini mesti mutar lagi, lumayan jauh juga. Ya sebaiknya langsung cepat diperbaiki lah, susah kali ini jalannya terputus apalagi ini akses lintas tercepat," pungkas Ilham.(cr13/tribun-medan.com)

Penulis: Kartika Sari
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved