Breaking News:

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Targetkan Penanganan Darurat Banjir di Sumut Tuntas Dalam 3 Minggu

Basuki mengungkapkan, penanganan banjir di Kota Medan khususnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Belawan akan dilakukan sejumlah perbaikan.

Editor: Abdi Tumanggor
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) meninjau lokasi banjir bandang di Perumahan De Flamboyan, Medan, Senin (7/12/2020). Dalam tinjauannya, Kementerian PUPR siap membangunkan rumah susun untuk dihuni masyarakat yang selama ini tinggal di bantaran sungai demi keselamatan. 

TRIBUN-MEDAN.com -- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan, penanganan darurat banjir di kota Medan dan Tebing Tinggi, dan daerah lainnya di Provinsi Sumatera Utara tuntas dalam tiga minggu.

"Penanganan darurat harus selesai dalam 2 hingga 3 minggu. Gerakkan semua dan tambahkan alat berat yang ada dan penyedia jasa atau kontraktor agar lebih cepat," ujar Basuki seperti dikutip dari laman Kementerian PUPR, Rabu (9/12/2020).

Sebab, jika penanganan tak segera dilakukan akan terjadi banjir berulang.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (tengah) meninjau lokasi banjir bandang di Perumahan De Flamboyan, Medan, Senin (7/12/2020). Dalam tinjauannya, Kementerian PUPR siap membangunkan rumah susun untuk dihuni masyarakat yang selama ini tinggal di bantaran sungai demi keselamatan.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (tengah) meninjau lokasi banjir bandang di Perumahan De Flamboyan, Medan, Senin (7/12/2020). Dalam tinjauannya, Kementerian PUPR siap membangunkan rumah susun untuk dihuni masyarakat yang selama ini tinggal di bantaran sungai demi keselamatan. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Dia mengungkapkan, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan masih akan tinggi hingga awal tahun 2021 mendatang.

Sebagai langkah penanganan darurat, pemasangan tanggul sementara akan dilakukan dengan geobag disamping pembersihan jalan dari sisa lumpur.

Basuki mengungkapkan, penanganan banjir di Kota Medan khususnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Belawan akan dilakukan sejumlah perbaikan.

Pertama, pembuatan groundsill (dam pengendali dasar sungai) di hilir dengan meninggikan dasar sungai agar arusnya tidak terlalu deras yang menghantam kiri dan kanan tebing. 

Kemudian, dilakukan pemadatan tanggul yang ada di bantaran sungai besar di Medan yakni, Sungai Deli, Percut, dan Belawan. 

Sedangkan untuk penanganan banjir jangka panjang, imbuh Basuki, akan melanjutkan normalisasi seluruh sungai di Medan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (dua kiri) bersama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (kiri) meninjau lokasi banjir bandang di Perumahan De Flamboyan, Medan, Senin (7/12/2020). Dalam tinjauannya, Kementerian PUPR siap membangunkan rumah susun untuk dihuni masyarakat yang selama ini tinggal di bantaran sungai demi keselamatan.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (dua kiri) bersama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (kiri) meninjau lokasi banjir bandang di Perumahan De Flamboyan, Medan, Senin (7/12/2020). Dalam tinjauannya, Kementerian PUPR siap membangunkan rumah susun untuk dihuni masyarakat yang selama ini tinggal di bantaran sungai demi keselamatan. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Selain itu, Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II juga tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Lau Simeme di Kabupaten Deli Serdang berkapasitas tampung 28 juta meter kubik.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved