Breaking News:

Siapkan Prodi Baru, STIP-AP Adakan Focus Group Discussion (FGD)

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) pembentukan prodi baru

Tribun Medan/HO
Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) pembentukan prodi baru secara online dan offline, Senin 7 Desember 2020. 

Tribun-Medan.com, Medan - Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) pembentukan prodi baru. FGD ini untuk membahas tentang prodi baru yang akan di susun yaitu Prodi Sistem dan Teknologi Informasi. Adapun kegiatan ini dilaksanakan sebagai rangkaian upaya peningkatan status dari sekolah tinggi menjadi institut (Senin, 7 Desember 2020)

Ketua Tim Pembentukan Prodi Baru STI, Giyanto, STP., MT menyampaikan STIP-AP sejak berdiri 15 tahun lalu hanya memiliki 2 program studi dan sesuai dengan arahan yayasan YPYY Yogyakarta, mengembangkan kelembagaan dan peningkatan status.

Dari dua prodi, kini STIP-AP tengah menyusun dan mengusulkan empat prodi baru yakni, prodi sistem dan teknologi informasi, agribisnis, teknik kimia dan proteksi tanaman. “kemudian peralihan status dari sekolah tinggi ke institut dengan cakupan ilmu lebih luas. Prodi baru STIP-AP nantinya masih tetap dalam lingkup perkebunan,” Ujarnya.

Pengajuan prodi baru, jelasnya, berbagai tahapan digelar termasuk FGD ini untuk menguatkan pengajuan. Adapun beberapa aspek yang harus dipenuhi dalam penyusunan prodi baru yaitu kurikulum, dosen atau pengajar dan unit penyelenggara.

Kemudian prodi yang diusulkan harus memiliki keunggulan dan keunikan dari prodi yang sama yang sudah ada, selanjutnya terkait profil lulusan, capaian pembelajaran dan penerapan merdeka belajar menjadi asapek penting.

Dalam sambutanya, Ketua STIP-AP Aries Skariawan, SP., MP mengatakan  FGD ini melibatkan berbagai narasumber dan diharapkan nantinya bias mendapatkan masukan dan saran agar penyusunan kurikulum prodi baru lebih sempurna.

Pembukaan prodi baru dan penerimaan mahasiswa baru direncanakan terlaksana pada tahun ajaran baru 2021/2022 mendatang.

Pelaksanaan Forum Group Discussionm (FGD) STI dilaksanakan secara online dan offline  dengan tema “Link and Match Profil Lulusan Dengan Dunia Kerja Industri Perkebunan”.

FGD pembentukan prodi baru STI dilaksanakan dalam 2 sesi. Adapun narasumber yang diundang untuk mengisi materi FGD adalah Muhammad Guruh, (Organization & Digital Inovation Manager  PT. Astra Agro Lestari dengan tofik “Teknologi Informasi di Perkebunan & Digital Farming”, dilanjutkan materi “Elevating Best Agronomic Practices with an Industry 4.0 Mindset yang disampaikan Oktavianus Bhahari T (IT & BP Division Head, PT. Tri Putra Agro Persada) serta pemateri Dedy Sembiring (Staf TI Operasional PTP Nusantara III) yang menyampaikan materi “Turning Data & Technology into Value in Plantation”.

Dilanjutkan materi sesi ke dua yang disampaikan oleh Yusrizal dengan materi “Pemanfaatan Teknologi Drone untuk Pemetaan Perkebunan”, dilanjutkan materi “Digitalisai Sistem Perkebunan” yang disampaikan H. Muhammad Irsan Nasution, SE. Ak, CA., M.Ak (Business Control & Improvement Manager PT. PP. Lonsum Employe) serta narasumber dari PT. Telkom Indonesia, Erwin Nainggolan yang menyampaikan materi “ Kolaborasi Penyedia Jaringan dalam TI Perkebunan”.

FGD dilanjutkan dengan pembahasan standart dan indikator usul prodi baru yang dibawakan oleh Drs. Sriadhi., M.Pd., M.Kom., Ph.D dan diskusi serta implementasi ide.

Dalam acara FGD ini narasumber peserta saling berdiskusi dan memberikan masukan untuk rancangan kurikulum prodi STI sehingga nantinya lebih kompleks dan terpadu.

Disela-sela acara FGD juga dilaksanakan penyerahan Beasiswa Pendidikan oleh Bank Mandiri kepada Mahasiswa/i STIP-AP sebesar Rp. 10.000.000. Penyerahan beasiswa langsung diserahkan oleh kepala cabang bank mandiri Letda Sujono Medan kepada Ketua STIP-AP.
 

Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved