Basarnas Medan Temukan Korban Hanyut di PLTA Lau Gunung Dairi dalam Kondisi Meninggal

Kepala Kantor SAR Medan, Toto Mulyono menyebutkan korban berhasil ditemukan sekitar pukul 11.50 WIB.

TRIBUN MEDAN/HO
SEORANG pria pencari besi yang hanyut di bendungan PLTA Lau Gunung di Desa Kuta Gamber Kecamatan Tanah Pinem Dairi ditemukan meninggal, Senin (14/12/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang pria pencari besi yang hanyut di bendungan PLTA Lau Gunung di Desa Kuta Gamber Kecamatan Tanah Pinem Dairi akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal, Senin (14/12/2020). 

Korban bernana Dodi Pinem (35) warga Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo.

Kepala Kantor SAR Medan, Toto Mulyono menyebutkan korban berhasil ditemukan sekitar pukul 11.50 WIB.

"Kejadian terjadi Minggu 13 Desembee 2020, sore sekitar pukul 15.00 WIB. Bermula saat korban dan kedua temannya sedang mencari besi bekas di sekitar bendungan. Belum diketahui secara pasti tiba-tiba korban terjatuh kedalam bendungan dan tenggelam," ungkapnya saat dikonfirmasi. 

Baca juga: Rekan Kerja Tunggui Imam Hanafi di Tepi Sungai Hingga Malam Pasca Hanyut Jatuh dari Jembatan Ambruk

Toto menyebutkan, korban sempat berupaya meminta tolong namun teman korban tidak sempat menolong hingga akhirnya korban hilang didalam bendungan.

"Tim siaga Rescuer Kantor SAR Medan begitu dapat informasi langsung melakukan persiapan dan berangkat menuju lokasi, kemudian langsung melakukan pencarian," jelasnya

Toto menambahkan, korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga.(vic/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved