Breaking News:

Kerap Jadi Korban Banjir, Ratusan Demonstran Pilih Menginap di Kantor Bupati Asahan

Ratusan demonstran dari Desa Pertahanan dan Pembangunan yang terdampak banjir memilih menggelar tikar di halaman kantor Bupati Asahan.

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP
Ratusan demonstran yang menjadi korban banjir, memilih menginap di kantor Bupati Asahan, Senin (13/12/2020). 

TRIBUN-MEDAN.COM, ASAHAN - Ratusan demonstran dari Desa Pertahanan dan Pembangunan yang terdampak banjir memilih menggelar tikar di halaman kantor Bupati Asahan.

Masyarakat menunggu kepastian kapan tanggul air yang ditutup oleh PT Inti Palem Sumatera, akan dibuka.

Asisten II Pemkab Asahan, Bambang Hadisuprapto sempat melakukan negosiasi kepada masyarakat agar menginap di GOR Kabupaten Asahan.

Namun, masyarakat menolak dengan alasan hal yang lebih tidak nyaman sudah dirasakan oleh mereka.

"Ibu, bapak, saya tidak mengusir dan menggusur. Saya menyarankan agar ibu-ibu dan bapak-bapak agar pindah ke tempat yang lebih nyaman. Di sana kami sediakan pos kesehatan, dapur umum, dan kamar mandi. Di sini memang milik masyarakat, namun di sini kurang nyaman," ujar asisten II Pemkab Asahan itu, Senin (14/12/2020) malam.

Lanjutnya, bila masyarakat memang ingin memilih menetap di kantor Bupati, ia mengingatkan agar tidak merusak fasilitas yang ada.

"Kalau memang mau di sini (kantor Bupati) dipersilakan. Tapi mohon kita tetap menjaga satu sama lain, jangan ada yang sampai terprovokasi," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, seorang wanita dengan mengenakan jaket abu-abu menyatakan sikap kalau mereka menolak dipindah ke GOR Pemkab.

"Kami menyatakan sikap akan menetap di sini. Kalau dengan alasan tidak nyaman, jauh dari ini kami sudah rasakan pak. Kalaupun pulang, tempat ini lebih aman menurut kami.

Untuk tidur aja kami susah pak, meja setinggi satu meter kami jadikan tempat untuk tidur. Namun apa? Saya tetap sering terbangun karena khawatir anak saya yang kecil tenggelam di air," katanya.

Terpantau saat ini ratusan masyarakat menggelar tikar dan sebagian memilih tidur di atas truk di depan halaman kantor Bupati Asahan.

(CR2/TRIBUN-MEDAN.COM)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved