Breaking News:

Sekolah Wajib Kirim Laporan Persiapan Sekolah Tatap Muka, Disdik Sumut Tunggu hingga Pekan Depan

Batas waktu mengumpulkan laporan persiapan sekitar 1.422 sekolah untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB akan ditunggu Disdik Sumut hingga pekan depan.

ilustrasi/ist/tribun jabar
ILUSTRASI sekolah tatap muka. 

Tribun-Medan.com, Medan - Plt. Kadis Pendidikan Sumut, Lasro Marbun mengimbau kepada seluruh sekolah untuk segera memberikan laporan persiapan pembelajaran tatap muka. 

Dalam memantau persiapan sekolah tatap muka, Lasro sudah menginstruksikan melalui pesan grup kepada sekolah khususnya jenjang SMA, SMK, dan SLB yang berada di bawah naungan Disdik Sumut.

"Kemarin saya instruksikan secara lisan melalui grup supaya mereka melaporkan tingkat persiapan dan kesiapan pembelajaran tatap muka langsung tahun 2021. Beberapa hari ini akan dimatangkan dan diminta kesediaan laporan dari mereka per sekolah," ungkap Lasro kepada Tribun-Medan.com, Selasa (15/12/2020).

Dikatakan Lasro, batas waktu mengumpulkan laporan persiapan sekitar 1.422 sekolah untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB akan ditunggu pihak Disdik Sumut hingga pekan depan.

"Kalau secara lisan hampir semua sudah lapor di WA. Tapi saya maunya tertulis. Nanti kita akan tuntut komitmen dalam pelaksanaan. Akan ada 1422 SMA/SMK/SLB untuk kewenangan provinsi. Saya bilang ke pihak sekolah untuk dikumpulkan deadline di Minggu depan harus sudah ada," ujarnya.

Lasro menjelaskan, isi laporan persiapan sekolah diantaranya persiapan konsep, persiapan sarana dan prasana, persiapan tindak dan persiapan komitmen. 

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Butuh Komitmen Persetujuan Orangtua, Disdik Sumut Lakukan Kombinasi 70:30

Lasro memberikan keleluasaan kepada pihak sekolah untuk dapat mengirimkan laporan baik dalam bentuk email ataupun secara konvensional.

Untuk berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota, Lasro juga menuturkan akan segera melakukan pertemuan secara virtual melalui Zoom.

Empat Poin Pemetaan per Sekolah

Lasro menuturkan, pemetaan-pemetaan persiapan sekolah tatap muka bukan lagi per kabupaten dan kota, melainkan dilakukan pemetaan per sekolah sesuai dengan arahan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Adapun poin pemetaan per sekolah dalam persiapan pembelajaran tatap muka diantaranya manajemen sekolah berkomitmen untuk menjadi suri teladan penerapan protokol kesehatan.

Kedua, manajemen sekolah harus berkomitmen dan konsisten untuk menginternalisasikan penerapan protokol kesehatan kepada seluruh tenaga pendidik dan lingkungan sekolah seperti tukang sapu, penjaga kantin dan penjaga sekolah.

Baca juga: Belajar Tatap Muka Sekolah di Siantar Mulai Januari 2021, Catat Tanggalnya

Ketiga, manajemen sekolah dan tenaga pendidik harus siap menjadi tim kampanye kepada lingkungan sekolah bahwa akan ada pembelajaran langsung.

Keempat, harus ada tata krama baru mulai dari masuk pintu gerbang sekolah harus ada yang jaga mengendalikan jarak antara peserta didik dan orang memasuki lingkungan sekolah.

"Pada saat pembelajaran tatap muka harus ada sistem shift dari manajemen sekolah. Dengan membuat piket tenaga pendidik kebetulan pada jam tertentu tidak mengajar atau tidak bertugas," pungkas Lasro.(cr13/tribun-medan.com)

Penulis: Kartika Sari
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved