Breaking News:

Polres Tanjungbalai Apresiasi FKUB Sosialisasikan Kerukunan Beragama kepada Pelajar

Toleransi dilakukan untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan baik antara Individu maupun kelompok seperti dalam perayaan kegiatan keagaman.

TRIBUN MEDAN/HO
WAKAPOLRES Tanjung Balai menghadiri Sosialisasi Menjalin Kerukunan di masa pandemi Covid–19 oleh FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) kepada pelajar SLTA negeri dan swasta kelas X se–Kota Tanjungbalai, Kamis (17/12/2020). 

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Kapolres Kota Tanjungbalai menghadiri sosialisasi Menjalin Kerukunan di Masa Pandemi Covid–19 oleh FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) kepada pelajar SLTA negeri dan swasta kelas X se–Kota Tanjungbalai, Kamis (17/12/2020).

Pihaknya mengapresiasi program yang dilakukan oleh FKUB Kota Tanjungbalai yang bertujuan mempererat tali persaudaraan antar suku, agama, ras dan antar golongan kepada pelajar mulai dini. 

Turut hadir Ketua FKUB Kota Tanjungbalai, Haidir Siregar mewakili Kapolres Tanjungbalai, Kompol Jumanto, Dinas Kesehatan Kota dan Pengurus FKUB Kota Tanjungbalai.

Wakapolres, Kompol Jumanto  menyampaikan, toleransi dilakukan untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan baik antara Individu maupun kelompok seperti dalam perayaan kegiatan keagaman.

'Melalui sosialisasi oleh FKUB, dukungan kerjasama dan partisipasi tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan juga kepada para pelajar untuk meningkatkan rasa toleransi antar umat beragama," katanya.

Jumanto mengatakan, dengan adanya kegiatan ini, warga Sumut, terkhusus kota Tanjungbalai dapat menjaga keamanan bersama, di mana isu-isu terkait agama tidak akan dapat memecah sesama. 

"Mencegah adanya skenario isu ke arah SARA agar terjaga Kebhinnekaan serta menjaga dan menciptakan Kamtibmas di wilayah Kota Tanjungbalai agar lebih kondusif," jelasnya. 

Menurutnya, kebersamaan dan saling menghargai serta toleransi antar sesama pemeluk agama perlu terus ditingkatkan.

Tujuannya agar bisa mengarahkan dan mengajak kepada umatnya untuk bersikap bijak, yaitu tidak mudah terpengaruh oleh sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab.

"Tidak ada satupun agama yang mengajarkan untuk berpecah, semua agama mengajarkan untuk saling menjaga kerukunan dalam umat beragama," jelasnya. (wen/Tribun-Medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved