Breaking News:

Reviana Sihotang Dikejar Ancaman Pembunuhan, 4 Tahun Laporan Tak Rampung di Polres Samosir

Rasa waswas dan khawatir mati terbunuh dan kehilangan nyawa anak-anaknya, membayangi keseharian Reviana Sihotang (38), warga Simanindo, Samosir

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Reviana Sihotang ditemui Tribun Medan beberapa waktu lalu di Samosir. 

Termasuk memeriksa saksi Estiana Malau dan Leonardus Situmorang dan juga pemeriksaan terhadap SM.

Berkas tersebut juga telah sampai kepada Kejari Samosir.

Reviana berharap penanganan kasus tersebut segera bersambut.

Namun, kasus lama masih dalam proses kepolisian, muncul lagi kasus baru.

Setahun berselang, tepat pada Bulan Agustus 2017 inisial SM bersama inisial DM yang merupakan kakak beradik, diduga menganiaya Salomo lagi.

"Salomo kembali dianiaya dan dicekik si DM," sebut Reviana.

Atas kasus itu, Salomo Malau pun kembali pergi melapor ke Polres Samosir.

Atas laloran Salomo, sejumlah saksi sudah diperiksa termasuk pengambilan visum VER korban dan dinyatakan pada surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan Polres Samosir 9 Agustus 2017 tersebut tidak ada kendala yang dihadapi dalam penanganan perkara.

Dua kasus sebelumnya yakni laporan pengancaman tersangka SM pada 2016 terhadap Salomo dan laporan penganiayaan oleh DM pada 2017 juga dianggap Reviana belum ada titik terang.

Persoalan pun kembali terjadi hingga membuat Reviana ketakutan dan terpaksa mengungsi tidur di kandang ayam dan di parit.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved