Breaking News:

Kisah Perawat Selamat dari Pembantaian, Pura-pura Mati saat Akan Dieksekusi di Pulau Indonesia Ini

Mereka ditembak dengan senapan mesin pada Februari 1942, dan menyisakan 1 orang yang tidak tewas.

Editor: Azis Husein Hasibuan
Wikipedia
Kisah Perawat Selamat dari Pembantaian, Pura-pura Mati saat Akan Dieksekusi di Pulau Indonesia Ini 

TRIBUN-MEDAN.com - Tahun 1942, sekelompok perawat Australia dibunuh oleh tentara Jepang.

Menurut sejarawan, ini adalah sebuah tindakan pembantaian yang dilakukan oleh Jepang pada Perang Dunia II.

Lokasinya, disebut-sebut berada di sebuah pulau yang terletak di Indonesia.

Menurut BBC, sejawaran mengumpulkan bukti yang menunjukkan bahwa mereka dilecehkan secara seksual sebelumnya.

Tetapi pihak berwenang Australia, dianggap telah menyembunyikan kebenaran ini.

"Butuh sekelompok wanita untuk mengungkapkan kebenaran ini, dan akhirnya terungkap," katanya.

Sejawaran militer Lynette Silver, mendiskusikan apa yang terjadi pada 22 perawat Australia yang digiring ke laut.

Mereka ditembak dengan senapan mesin pada Februari 1942, dan menyisakan 1 orang yang tidak tewas.

Pembantaian itu kemudian dikenal dengan sebutan pembantaian Pulau Bangka, Indonesia.

"Itu cukup mengerikan, pemerkosaan sebelumnya adalah kebenaran yang terlalu mengerikan untuk diungkapkan," kata Silver.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved