Breaking News:

Operasi Lilin Toba 2020, Personel Gabungan di Langkat Fokus Kawasan Wisata dan Antisipasi Bencana

Bupati Langkat, Terbit Rencana memimpin apel pasukan Operasi Lilin Toba 2020 dalam pelaksanaan pengamanan Natal dan tahun baru 2021

TRIBUN MEDAN / HO
Apel pasukan Operasi Lilin Toba 2020 dalam pelaksanaan pengamanan Natal dan tahun baru 2021 di Lapangan Januraga Polres Langkat, Stabat, Senin ( 21/12/20). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, STABAT - Bupati Langkat, Terbit Rencana memimpin apel pasukan Operasi Lilin Toba 2020 dalam pelaksanaan pengamanan Natal dan tahun baru 2021 di Lapangan Januraga Polres Langkat, Stabat, Senin ( 21/12/20).

Dalam pelaksanaanya, Ops Lilin Toba Langkat melibatkan 664 personel gabungan. Terdiri dari 612 personel Polri, 12 personel TNI, serta dari instansi terkait sebanyak 40 personel.

Para personel tersebut akan disebarkan pada 5 pos pengamanan terkait gangguan Kamtibmas dan Kamseltibcar Lantas.

Pemkab Langkat juga mendirikan 1 pos pelayanan untuk melaksanakan pengamanan di lokasi keramaian dan tempat wisata.

Bupati menyampaikan, berdasarkan mapping kerawanan yang telah dilakukan, ada beberapa prediksi gangguan Kamtibmas yang harus diantisipasi. Antara lain, ancaman terorisme dan radikalisme, ancaman sabotase.

"Ancaman lain yang perlu diantisipasi penyalahgunaan narkoba, pesta miras, aksi perusakan fasilitas umum, aksi kriminalitas seperti curat, curas, curanmor, tawuran antar kelompok pemuda atau antar kampung, balap liar, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas," katanya.

Selain itu, Langkat yang memiliki potensi wisata alam diprediksi akan jadi destinasi kunjungan wisatawan.

Di antaranya, wisata alam konservasi dan penangkaran Gajah di Tangkahan, dan destinasi wisata alam di Bahorok.

"Ops Lilin juga akan difokuskan antisipasi ancaman bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari musim penghujan," jelasnya.

"Apel yang digelar Pemkab dan Polres Langkat ini bertema, melalui apel pasukan Operasi Lilin Toba 2020 kita tingkatkan sinergi Polres dengan instansi lainnya, dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal tahun 2020 dan tahun baru 2021," katanya.

Proses Ops Lilin Toba dimulai dengan pemasangan pita kepada perwakilan personel Polisi Militer (PM), personel Polres Langkat dan personel Dishub Pemkab Langkat. Ini dilakukan langsung oleh Bupati Langkat didampingi Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga beserta Dandim 0203/Lkt Letkol Inf Bachtiar Susanto.

Bupati Langkat pada pidatonya menyampaikan kegiatan dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polri, dari tingkat Mabes Polri hingga kesatuan kewilayahan selama 15 hari ini. Ops Lilin 2020 dimulai 21 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021.

Pelaksanaannya, mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional. Dan yang tetap diutamakan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

Kapolres Langkat, mengharapkan seluruh Kapolsek mampu menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif, serta cara bertindak yang tepat, efektif dan efisien. Selain itu tetap humanis dalam mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karakteristik kerawanan pada daerah masing-masing.

(Dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved