48 Orang Bersajam Asal Binjai Konvoi ke Langkat Hendak Bikin Onar, Kini Diamankan di Mapolres

Puluhan orang asal Binjai yang diduga hendak melakukan keonaran ala premanisme dicokok personel Polres Langkat.

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN / HO
Puluhan orang asal Binjai yang diduga hendak melakukan keonaran ala premanisme diamankan personel Polres Langkat. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Puluhan orang asal Binjai yang diduga hendak melakukan keonaran ala premanisme diamankan personel Polres Langkat.

Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga mengatakan, sebanyak 48 preman dari Kota Binjai berkonvoi dan membawa 32 senjata tajam seperti pisau, kampak, parang, samurai dan gunting.

"Ada 48 orang kami amankan sejak kejadian semalam, Senin (21/12/2020). Kami merazia dan mengamankan sekumpulan orang dari lima mobil saat hendak menuju Kecamatan Padang Tualang Langkat. Dari mereka kami menemukan berbagai jenis senjata tajam dan dalam keadaan dipengaruhi minuman keras," kata Edi, Selasa (22/12/2020).

Kapolres menjelaskan, penangkapan 48 para terduga preman datang ke Langkat ingin membuat keonaran dan meresahkan warga.

Mereka dikenakan Pasal 2 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1955 dengan ancaman hukuman penjara selama 12 tahun.

AKBP Edi Suranta Sinulingga menegaskan akan mengejar aktor intelektual di balik 48 preman bersenjata tajam saat hendak menuju Kecamatan Padang Tualang, Langkat.

Orang nomor satu di Polres Langkat ini juga menegaskan tidak akan mundur, dan membiarkan aksi premanisme di Langkat.

"Semua aksi premanisme dari kelompok manapun akan kami sikat habis. TNI dan Polri akan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Ini juga untuk mengirim pesan kepada kelompok-kelompok premanisme yang ada," tegasnya.

Diketahui, dari 48 yang diamankan, 11 orang ternyata hasil tes pemeriksaan urine dinyatakan positif memakai narkotika.

Ke depan razia senjata tajam dan razia narkoba terus akan dilakukan menjelang Natal dan Tahun Baru 2021.

"Tidak boleh ada kelompok yang kebih kuat dari negara. Seluruh komponen jangan sampai melakukan aksi-aksi pengancaman sehingga menimbulkan keonaran, dan mengganggu kenyamanan masyarakat," tegasnya.

Informasi dihimpun, razia dan sweeping berlangsung di Simpang Pasar 10 Tanjung Beringin Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat.

Dalam kegiatan itu, turut diamanakan satu unit truk motif loreng-loreng, satu unit mobil Double Cabin, satu unit mobil Avanza.

Mereka bergerak diduga dipicu aksi sekelompok orang menyetop kendaraan Galian C tanah timbun yang keluar dari Desa Bulu Telang, Kecamatan Padang Tualang.

(Dyk/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved