Breaking News:

Jelang Mudik Nataru 2020

Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Jalanan Kota Balige Macet hingga 100 Meter

Petugas berupaya mengarahkan para pengendara yang melaju dari arah Medan menuju Tarutung menggunakan jalan alternatif

TRIBUN MEDAN/MAURITS
KEMACETAN yang terjadi di bundaran Kota Balige pada Selasa (22/12/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Kemacetan mulai terpantau di kota Balige, kabupaten Toba.Sepanjang sekitar 100 meter, kendaraan mengular di jalanan kota Balige pada hari ini, Selasa (22/12/2020).

Terlihat juga sejumlah pengendara mobil, truk, dan sepeda motor harus berhenti beberapa menit agar perjalanan bisa berlanjut dan kemacetan terurai. 

Di lokasi, terlihat sejumlah petugas sedang mengatur lalu lintas. Secara khusus di kawasan Balige, petugas berupaya mengarahkan para pengendara yang melaju dari arah Medan menuju Tarutung menggunakan jalan alternatif yang berada tepat di belakang Pasar Balige. 

Dengan demikian, kendaraan yang datang dari arah Tarutung menuju Medan dapat dengan lancar melintasi kota Balige. 

Menurut seorang warga setempat dan sekaligus pengendara Christian Tampubolon (27), kemacetan tersebut kerap terjadi pada sore hari. 

"Kemacetan sekitar sini itu pada sore hari karena banyaknya kendaraan pelintas. Biasanya kita dari jembatan sana ke sini hanya lima menit, kini bisa 15 menit," ujar Christian Tampubolon di lokasi kemacetan, Selasa (22/12/2020). 

Christian menuturkan dirinya tak mungkin kesal karena memang kondisi jalan yang tak memungkinkan. Terlihat juga bahu jalan digunakan para pemilik kendaraan sebagai tempat parkir. 

"Kita lihatlah, separuh jalan ini digunakan sebagai lahan parkir karena tidak ada tempat parkir. Toko-toko pun di pinggir jalan ini, sehingga padatlah bahu jalan ini jadi tempat parkir," sambung Christian.

Selain jadi lahan parkir, bus yang melintas dari kota Balige kerap menaikkan penumpang di tengah jalan sehingga lalu lintas mengalami kemacetan. 

"Inilah, udah macet. Banyak pula bus ini yang menaikkan penumpang di tengah jalan. Makanya jadi macetlah," sambungnya. 

Dengan adanya kemacetan yang terjadi pada siang hingga sore hari, dirinya kerap melihat para pengendara melintas di Kota Balige pada dini hari atau sekitar pagi hari. 

"Para pengendara kita lihat pada pagi hari sudah banyak yang lewat. Pastinya mereka menghindari kemacetan. Itulah cara mereka, dan memang itu kita lihat juga ya," pungkasnya. (cr3/tribun-medan.com) 

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved