Breaking News:

Simpan Sabu 3,72 Gram, Petugas Polres Tanah Karo Tangkap Botot Saat Sedang di Rumah

Pelaku ditangkap di lokasi kediaman pelaku yang berada di Desa Suka Mbayak, Kecamatan Tigapanah, Tanah Karo.

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/HO
PELAKU penyalahgunaan narkoba Irpanus Sitepu, bersama barang bukti berupa narkotikasabu seberat 3,72 gram ditangkap petugas Polres Tanah Karo. 

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Petugas Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanah Karo menangkap seorang pria yang diduga menjadi pelaku penyalahgunaan narkoba.

Pelaku yang ditangkap adalah Irpanus Sitepu alias Botot, warga Desa Suka Mbayak, Kecamatan Tigapanah.

Informasi yang didapat dari KBO Satresnarkoba Polres Tanah Karo Ipda Hendrik P Tarigan, mengatakan pihaknya berhasil mengamankan pelaku pada Kamis (17/12/2020) kemarin.

"Benar kita kemarin menangkap seorang pelaku penyalahgunaan narkoba," ujar Hendrik, Senin (21/12/2020).

Hendrik menjelaskan, setelah mengumpulkan serangkaian informasi pihaknya langsung bergerak ke lokasi tempat pelaku berada.

Dikatakannya, pelaku ditangkap di lokasi kediaman pelaku yang berada di Desa Suka Mbayak, Kecamatan Tigapanah.

"Berdasarkan informasi yang kita terima, kita langsung menangkap pelaku. Saat itu, pelaku sedang berada di rumahnya," ucapnya.

Setelah berhasil menangkap pelaku, Hendrik mengatakan pihaknya langsung melakukan penggeledahan di sekitar kediaman pelaku. Setelah beberapa saat melakukan penggeledahan, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam dua paketan dan dibungkus dengan gulungan tisu.

"Kita lakukan lagi penggeledahan, kita temukan barang bukti dua paket narkotika yang diduga kuat jenis sabu seberat 3,72 gram," katanya.

Selain narkotika, pihaknya juga menemukan barang bukti pendukung lainnya berupa satu bal plastik klip dalam keadaan kosong.

Satu unit timbangan elektrik yang diduga dipakai untuk menimbang sabu. Uang tunai sebesar Rp 300.000 yang diduga hasil dari penjualan sabu. Serta, dua buah sedotan plastik yang telah diubah menjadi sekop.

"Setelah mendapatkan semua barang bukti, pelaku langsung kita bawa ke Mapolres Tanah Karo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Lebih lanjut, Hendrik menjelaskan nantinya pihaknya akan mempersangkakan pelaku dengan pasal 112 dan pasal 114, undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved