Breaking News:

Penanganan Covid

Cegah Covid-19, Pemko Medan Minta Pelaku Usaha Batasi Jam Operasional Selama Momen Nataru

Pemerintah Kota Medan mengimbau para pelaku usaha untuk membatasi jam operasional mulai tanggal 24 hingga 31 Desember 2020.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Royandi Hutasoit
HO / TRIBUN MEDAN
Pemerintah Kota Medan lakukan sosialisasi ke Pelaku Usaha Hiburan di Balai Kota Medan, Selasa (22/12/2020). Para pelaku usaha diminta untuk membatasi jam operasional mulai tanggal 24 hingga 31 Desember 2020. 

TRIBUN-MEDAN.com - Pemerintah Kota Medan mengimbau para pelaku usaha untuk membatasi jam operasional mulai tanggal 24 hingga 31 Desember 2020.

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengatakan seluruh pelaku usaha terutama tempat hiburan malam (THM), hotel dan pusat perbelanjaan untuk membatasi kegiatan usahanya hingga pukul 21.00 WIB.

"Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan yang rentan memicu terjadinya penularan Covid-19 di tengah masyarakat," kata Akhyar diwakili Plt Asisten Pemerintahan (Aspem) Kota Medan Renward Parapat dalam Sosialisasi ke Pelaku Usaha Hiburan di Balai Kota Medan, Selasa (22/12/2020).

Imbauan ini dilakukan menindaklanjuti instruksi Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 BNPB No.3/2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Kemudian, Surat Gubernur Sumut No.707/STPCOVID-19/XII/2020 tanggal 19 Desember 2020 tentang Pembatasan Jam Operasional Tempat Usaha serta Penegasan Kapolda Sumut Pada Rakor Lintas Sektoral Operasi Lilin Toba 2020 tanggal 15 Desember 2020 tentang Perayaan Natal & Tahun Baru (Nataru) 2021.

Sebagai tindaklanjut imbauan tersebut, sambung Renward, Plt Wali Kota akan mengeluarkan surat edaran dan akan segera diberikan kepada seluruh pelaku usaha sebagai pedoman untuk diikuti dan dilaksanakan.

"Kita harapkan kerja sama dan dukungan penuh seluruh pelaku usaha dalam mendukung upaya Pemko Medan mengendalikan sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19," harapnya.

Ia mengatakan pada tanggal 24 sampai 31 Desember 2020 merupakan hari libur panjang untuk menyambut Hari Natal dan Tahun Baru 2021 sehingga dikhawatirkan terjadinya kerumunan.

"Kami minta seluruh pelaku usaha untuk mentaati instruksi ini, sebagai langkah bersama kita mencegah penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat," ujarnya.

Ia juga mengatakan Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Medan akan melakukan pembubaran di tempat kerumunan jika instruksi pembatasan jam operasional dilanggar.

"Apabila instruksi ini dilanggar, maka Tim Satgas Covid-19 Pemko Medan akan membubarkan kerumunan yang ada di tempat usaha tersebut," katanya.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Agus Suriyono berharap seluruh pelaku usaha dapat mematuhi aturan dan ketentuan yang berlaku.

Tujuannya, guna meminimalisir dan mencegah terjadinya peningkatan angka kasus Covid-19 di Kota Medan.

"Apa yang kita lakukan ini bertujuan untuk menjaga dan melindungi kita semua. Kami mohon, pelaku usaha berlaku kooperatif. Jangan sampai pelanggaran yang dilakukan, mengakibatkan adanya cluster baru Covid-19. Mohon kerjasama kita semua," ujar Agus.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved