Breaking News:

Jelang Perayaan Natal 2020

Jelang Ibadah Natal, Polres Tanah Karo Siagakan Ratusan Personel Untuk Amankan Gereja

enjelang Hari Raya Natal 2020, Polres Tanah Karo menyiagakan ratusan personelnya untuk membantu melakukan penjagaan di seluruh gereja

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/Muhammad Nasrul
Seorang warga melintas di depan Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Kabanjahe Kota, Jalan Kiras Bangun, Kabanjahe, Rabu (23/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Menjelang Hari Raya Natal 2020, Polres Tanah Karo menyiagakan ratusan personelnya untuk membantu melakukan penjagaan di seluruh gereja yang ada di Kabupaten Karo. Terutama, penjagaan akan dimaksimalkan mulai malam natal pada Kamis (24/12/2020) esok hingga hari Natal pada Jumat (25/12/2020).

Kabag Ops Polres Tanah Karo Kompol Diarma Munthe, menjelaskan untuk fokus utama penjagaan berada di Kecamatan Kabanjahe dan Berastagi, dan akan disiagakan 120 personel. Seperti diketahui, dua kecamatan ini merupakan wilayah yang masyarakatnya cukup padat dan gerejanya selalu ramai oleh umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah Natal.

"Untuk pengamanan selama ibadah Natal, kita siagakan 120 personel yang fokus di Kecamatan Kabanjahe dan Berastagi. Nantinya personel ini akan kita tempatkan di seluruh gereja, apalagi di dua kecamatan ini terdapat gereja yang besar," ujar Diarma, Rabu (23/12/2020).

Dirinya mengatakan, seluruh personelnya akan ditempatkan di seluruh gereja mulai Kamis (24/12/2020) esok, hingga Sabtu (26/12/2020) mendatang. Selanjutnya, personel juga akan disiagakan pada saat pergantian malam tahun baru mulai dari Rabu (30/12/2020), hingga Jumat (1/1/2021) mendatang.

Diarma menjelaskan, untuk jumlah 120 personel ini hanya ditempatkan di dua kecamatan utama ini. Sedangkan untuk kecamatan lainnya, nantinya akan dijaga oleh personel kepolisian dari Polsek sesuai dengan wilayah kerjanya masing-masing.

"120 personel ini, fokus di gereja yang besar dan di wilayah Kabanjahe dan Berastagi. Kalau kecamatan lainnya, dijaga oleh personel di seluruh Polsek. Untuk personel yang ditempatkan, tergantung dengan kondisnya, bisa dua atau lebih setiap gereja," katanya.

Ketika ditanya perihal kondisi saat ini yang masih dalam masa pandemi penyebaran virus corona (Covid-19), Diarma mengaku pihaknya telah bekerjasama dengan seluruh pengurus gereja. Dirinya mengatakan, dalam menyambut Natal tahun ini pihaknya tidak memberikan izin jika nantinya ada perayaan saat hari Natal.

Perwira dengan lambang satu melati emas di pundaknya itu mengatakan, mengingat situasi saat ini perayaan tidak diizinkan karena akan menimbulkan kerumunan massa. Untuk pelaksanaan ibadah, sesuai dengan koordinasi dengan lintas instansi terutama Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Karo, jumlah jemaat yang akan melaksanakan ibadah juga dibatasi sebanyak 30 persen dari kapasitas suatu gereja.

"Mengingat Covid-19, kita sudah bekerjasama dengan pengurus gereja dan untuk maksimal hanya 30 persen dari kapasitas. Tetap ibadah Natal saja saat ini, karena Covid-19 sudah tidak boleh dilaksanakan perayaan," ungkapnya.

Lebih lanjut, nantinya pihaknya juga akan bekerjasama dengan pihak gereja agar menempatkan pemuda gerejanya untuk turut serta membantu personel kepolisian dalam melakukan pengamanan. Dirinya mengatakan, pengurus dan pemuda gereja tentunya lebih tau siapa saja orang yang menjadi jemaat di suatu gereja.

Amatan www.tribun-medan.com, dari beberapa gereja besar di Kecamatan Kabanjahe hingga hari ini belum ada yang terlihat melakukan sejumlah persiapan. Mulai dari menyiapkan dekorasi dan sebagainya. Saat ini, dari beberapa gereja tersebut masih terlihat belum ada tanda-tanda aktivitas yang berarti untuk menyambut ibadah Natal.

(cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved