Breaking News:

Jelang Perayaan Natal 2020

Kepolisian Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas Menuju Samosir Saat Malam Natal dan Tahun Baru

Jelang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Samosir mendirikan enam pos pengamanan dan pelayanan.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/MAURITS
POS pelayanan di Samosir yang didirikan oleh Polres Samosir siap mengatur lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru. 

TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Jelang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Samosir mendirikan enam pos pengamanan dan pelayanan.

Pihaknya juga memastikan pengunjung menjalankan protokol kesehatan pada saat melintas.

Polres Samosir juga menerjunkan seratusan personel untuk pengamanan momen Nataru ini, khususnya pada malam Natal dan Tahun Baru sebagai puncak keramaian pengunjung ke Samosir.

“Eskalasi sudah mulai meningkat saat ini. Kami antisipasi pada malam Natal dan malam tahun baru. Inilah yang kita prediksikan sebagai puncak,” ujar Kasat Lantas Polres Samosir AKP Syamsul Batubara saat dikonfirmasi pada Rabu (23/12/2020).

Ia mengimbau masyarakat atau pengunjung agar tetap jalankan protokol kesehartan, 3M; menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan.

Pihaknya juga akan melakukan razia yustisi guna memastikan pelaksanaan protokol kesehatan saat berkunjung ke kawasan Samosir.

“Imbauan untuk masyarakat, kalau memang mau mudik silakan mudik yang tertib dan tetap safety. Jangan lupa jalankan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah. Dan kami juga nantinya ada melakukan razia yustisi,” sambungnya.

Dalam razia ini, pihaknya akan memberikan sanksi kepada setiap pelanggar prokes tersebut.

“Razia yang dimaksud adalah untuk memantau pelaksanaan protokol kesehatan, misalnya penggunaan masker. Sanksi yang kita berikan bagi pengguna jalan yang tidak menjalankan protokol kesehatan adalah bagi perempuan kita akan minta mengutip sampah dan bagi laki-laki yang melanggar protokol kesehatan akan diminta push up” lanjutnya.

Ia pun mengingatkan pemudik untuk mengecek kelayakan kendaraan guna menghindari adanya kecelakaan akibat kerusakan dalam mobil.

”Kami juga bersama Dishub lakukan pengecekan kelayakan kendaraan, misalnya rem, lampu, serta ban, radiator. Yang pasti pengecekan ini dilakukan agar para penumpang safety dan ini juga bagian dari antisipasi kita terjadinya kecelakaan. Kegiatannya memang pengecekan kelayakan kendaraan yang digunakan untuk mengangkut penumpang,” sambungnya.

“Kami juga besok akan memberikan imbauan bagi para pekerja yang sedang mengerjakan trotoar agar membersihkan material yang berserakan hingga bahu jalan. Ini kan berbahaya. Selain berikan imbauan, kami juga bagikan brosur yang di dalamnya terdapat undang-undang pidana mankala membiarkan material hingga bahu jalanan,” pungkassnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved