Breaking News:

Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang NARU, TPID Langkat Tinjau 3 Pasar Tradisional

Menjelang NARU 2021, Pemkab Langkat melakukan kunjungan ke tiga pasar tradisional di Kabupaten Langkat untuk antisipasi kenaikan harga bahan pokok.

DOK. Pemerintah Kabupaten Langkat
Kunjungan Tim Pengendalian Inflansi Daerah (TPID) Kabupaten Langkat ke tiga pasar tradisional untuk mengantisipasi kenaikan harga. 

TRIBUN-MEDAN.com – Asisten II Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kabupaten Langkat Hermansyah mengungkapkan, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat tengah berusaha mengantisipasi kenaikan harga yang melonjak tinggi.

“Kami ingin memastikan tidak ada kenaikan bahan makanan pokok di pasar tradisional menjelang Natal dan Tahun Baru (NARU) 2021,” kata Hermansyah dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/12/2020).

Kunjungan tersebut, menurut penuturan Hermansyah, merupakan sebuah langkah yang digagas oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk mengantisipasi kekurangan pasokan bahan pangan pokok.

“Pada tanggal 21-23 Desember 2020 kemarin, TPID melakukan kunjungan ke tiga pasar tradisional, yaitu Pasar Babalan, Pasar Kecamatan Kuala, dan Pasar Stabat,” jelasnya.

Menurut Hermansyah, hal ini penting dilakukan untuk mengetahui stok yang tersedia di pasar. Jika dirasa stok kurang atau ada kenaikan harga yang tidak wajar, maka TPID akan mencari solusinya.

Selain itu, Hermansyah mengungkapkan, TPID juga melakukan uji klinis terhadap beberapa produk makanan di pasar tradisional untuk mengetahui kandungan di dalamnya.

”Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) mengambil beberapa sampel makanan seperti buah-buahan, ikan, daging ayam, saus, kecap, dan lainnya untuk masuk uji laboratorium,” papar Hermansyah.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Langkat mengungkapkan, dari hasil pantauan pihaknya, stok bahan pokok dinilai cukup untuk melewati NARU 2021.

“Sampai saat ini bahan pangan pokok masih cukup, baik yang tingkatnya grosir dan eceran,” ungkapnya.

Namun, untuk beberapa komoditi, sambung Sukhyar, terdapat kenaikan harga yang cukup signifikan.

“Ada kenaikan cukup tinggi untuk cabai rawit, cabai merah, dan cabai hijau,” kata Sukhyar.

Sebagai tambahan informasi, kegiatan peninjauan pasar tradisional ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Bupati Langkat Nomor 1234/SP/Ekon/2020 dan diikuti oleh beberapa komponen Pemkab Langkat.

Beberapa komponen Pemkab Langkat yang hadir di antaranya adalah Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Ekonomi Mulyono dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Nasiruddin.

Selain itu, hadir pula Kadis Kelautan Hendri Tarigan dan Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Nuryansyah Putra.

Penulis: AMALIA PURNAMA SARI
Editor: AMALIA PURNAMA SARI
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved