Breaking News:

Penanganan Covid

Cegah Penyebaran Covid-19 Saat Nataru, Forkopimda Karo Gelar Rapid Test Acak di Perbatasan

Para pengendara dan penumpang, semua dicek sesuai dengan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan dicek suhu tubuhnya.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Royandi Hutasoit
HO / Tribun Medan
Pengendara yang akan memasuki wilayah Kabupaten Karo, dilakukan rapid tes acak di Pos Ops Lilin Toba yang ada di Jalan Jamin Ginting, Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, Kamis (24/12/2020). Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona di musim libur Natal dan tahun baru. 

TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Karo, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo melakukan langkah antisipasi dengan menggelar rapid tes secara acak, Kamis (24/12/2020).

Rapid tes ini, dilakukan di perbatasan dari Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang, menuju Kabupaten Karo, tepatnya di Pos Ops Lilin Toba yang ada di Jalan Jamin Ginting, Desa Doulu, Kecamatan Berastagi. 

Amatan www.tribun-medan.com, dari kendaraan yang akan masuk ke Kabupaten Karo diperiksa satu persatu oleh petugas Dinas Kesehatan.

Para pengendara dan penumpang, semua dicek sesuai dengan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan dicek suhu tubuhnya.

Selain itu, dari beberapa pengendara petugas memilih secara acak untuk dilakukan rapid tes. 

Bupati Karo Terkelin Brahmana, mengungkapkan tentunya langkah ini m dilakukan untk mencegah penyebaran virus corona di Kabupaten Karo terutama memasuki musim libur Natal dan tahun baru. 

"Ini kita lakukan juga bersamaan dengan pelaksanaan Ops Lilin Toba. Ini tentunya kita lakukan untuk mencegah penyebaran virus corona, agar jangan sampai meluas," ujar Terkelin. 

Terkelin mengatakan, langkah ini juga ditujukan untuk memberikan edukasi dan penyadaran kepada masyarakat tentang bahaya virus corona.

Dirinya menyebutkan, melalui rapid tes yang dilakukan tadi juga bertujuan agar masyarakat mengetahui seperti apa kondisinya saat melakukan perjalanan. 

"Tujuan rapid acak ini sebenarnya untuk mendeteksi masyarakat yang masuk ke Kabupaten Karo. Kemudian, agar pengendara itu tau seperti apa kondisnya apakah sehat atau tidak," katanya. 

Lebih lanjut, Terkelin mengaku menanggapi memasuki musim liburan nantinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo mempersilakan pengunjung untuk datang.

Namun, pihaknya tetap meminta secara tegas kepada seluruh wisatawan agar memastikan kesehatannya sebelum melakukan perjalanan dan berwisata ke sejumlah destinasi yang ada di Kabupaten Karo.

Dirinya mengatakan, langkah rapid acak ini juga akan kembali dilakukan menjelang libur akhir tahun mendatang.

(cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved