Breaking News:

Penanganan Covid

Tim Satgas Covid-19 Kota Medan Masih Temukan Pelaku Usaha Tak Patuhi Batasan Jam Operasional

Tim Satgas Covid-19 Pemko Medan menemukan dua tempat usaha yang melanggar aturan pembatasan jam operasional pada Sabtu (26/12/2020) malam.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/HO
Tim Satgas Covid-19 Kota Medan saat melakukan pengawasan dan pembubaran pengunjung di Cafe Gateau, Jalan S Parman dan The Cloud, Jalan Teuku Daud Medan Sabtu (26/12/2020) malam. Adapun dua tempat usaha ini didapati Tim Satgas Covid-19 Pemko Medan beroperasi melebih batas waktu yang telah ditetapkan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim Satgas Covid-19 Pemko Medan menemukan dua tempat usaha yang melanggar aturan pembatasan jam operasional pada Sabtu (26/12/2020) malam.

Adapun dua tempat usaha yang didapati Tim Satgas Covid-19 Pemko Medan beroperasi melebih batas waktu yang telah ditetapkan, yakni Cafe Gateau, Jalan S Parman dan The Cloud, Jalan Teuku Daud Medan.

Sekretaris Satpol PP Kota Medan Rakhmat Adi Syahputra Harahap mengatakan dari pengawasan yang dilakukan sejak 24 Desember, masih terdapat beberapa tempat usaha hiburan yang belum mengindahkan aturan.

"Dari monitoring yang telah kita lakukan sejak beberapa hari ini, terbukti pengelola usaha masih saja belum mengindahkan SE Wali Kota No.556/8960. Maka dari itu, kepada lokasi usaha lainnya untuk dapat bersikap kooperatif. Jika tidak, tim akan melakukan tindakan tegas," ujarnya.

Diungkapkan Rakhmat, monitoring akan terus dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan yang dinilai berpotensi dapat menyebarkan Covid-19 di tengah-tengah masyarakat.

Dengan harapan, penyebaran Covid-19 di Kota Medan dapat dikendalikan dan hentikan.

"Memutus mata rantai penyebaran Covid-19 adalah tugas dan tanggung jawab kita semua. Untuk itu, kami mohon bantuan dan dukungannya," pesannya.

Diketahui, dalam Surat Edaran Wali Kota Medan Nomor 556/8960 tegas disebutkan bahwa setiap tempat usaha diharuskan menghentikan jam operasionalnya hingga pukul 21.00 WIB mulai tanggal 24 sampai 31 Desember 2020.

"Langkah itu dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya kerumunan yang sangat rentan memicu terjadinya penularan," urai Rakhmat.

Dikatakan nya, tim yang terdiri dari unsur Satpol PP Kota Medan, Dinas Pariwisata dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) minta agar kedua tempat usaha itu untuk menghentikan operasional dan membubarkan seluruh pengunjung yang hadir.

Selanjutnya, kata dia, pengelola diminta mengisi surat berita acara pemeriksaan sebagai bukti telah terjadi pelanggaran berupa melewati jam operasional.

"Ke depan, hal ini akan terus dilakukan guna mencegah terjadinya kerumunan di masa libur panjang Hari Natal dan Tahun Baru 2021," pungkasnya.

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona.

Mari cegah dan perangi persebaran Covid-19. Tribun Medan mengajak seluruh Tribuners untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat Pesan Ibu: Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga jarak.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved